Periode II

31 2 0
                                        

Sebagai mahasiswa, Seno kerap mengalami masalah gara-gara: terlalu aktif berorganisasi, terlalu bebas bergaul, dan terlalu sering terbawa perasaan untuk ukuran seorang laki-laki.

Menjelang usia 25, hidup Dipta berjalan lamban. Merampungkan skripsi hanya membawanya kepada status baru: pengangguran.

Orang-orang boleh jadi memandang Rizqi sebagai menantu idaman: perhatian, pekerja keras, dan rajin beribadah. Namun, siapa yang tahu kalau ia diam-diam menangis di atas sajadah?

Dan di seberang rumah, sebutlah seorang tetangga. Yang tidak sekadar kuliah, tetapi juga bekerja. Yang bukannya senang dipuja, malah minta dipanggil 'Dik' saja.

Kuliah, Kerja, NganggurCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang