Mobil sedan hitam berukuran sedang membelah jalanan siang hari dengan sangat tenang. Lima lelaki di dalamnya tidak ada yang berbicara hingga membuat suasana menjadi canggung, hanya ada alunan radio yang terputar dimobil untuk memecah keheningan diantara kelimanya. Hingga akhirnya mobil menepi di salah satu tempat wisata yang cukup terkenal di Indonesia.
Lima menit mereka hanya berdiam tanpa mengucap sepatah kata pun membuat Steve akhirnya melontarkan sebuah pertanyaan kepada The Uncles yang terlihat begitu fokus melihat ke arah jalan dan sesekali melirik jam di pergelangan tangan mereka.
"Uncle, kita ini ngapain sih?" Tanya Steve.
"Tunggu aja," jawab Harras.
Suasana kembali hening. Tidak ada satu pun diantara mereka yang berbicara, hingga entah sudah berapa lama waktu berlalu, Sean akhirnya membangunkan tiga lelaki yang tertidur di jok belakang. "Jay, ikut gue," ucap Sean.
Jay yang masih setengah sadar hanya menatap kosong kearah Sean yang sudah lebih dulu keluar dari mobil.
"Buru ikutin Shua sebelum lo nyesel," kini Harras menyadarkan Jay sepenuhnya.
Jake dan Steve hanya mengisyaratkan kepada Jay untuk mengikuti apa kata Harras dan dengan langkah berat, akhirnya ia pun meninggalkan mobil, mengukuti Sean yang sudah semakin jauh.
Kini di mobil hanya tersisa Harras, Jake, dan Steve.
"Kalo laper bilang ya, soalnya ini pasti bakal lama," ucap Harras.
Jake yang dari tadi penasaran apa yang sedang terjadi akhirnya memberanikan diri untuk bertanya. "Sebenarnya ini kita ngapain sih Uncle?"
"Waktu kita udah ngga banyak. Gue mencoba mempertemukan Jay sama bokapnya. Mungkin dia berubah pikiran untuk ikut andil dalam rencana kita, bagaimanapun dia adalah orang yang punya alasan paling lemah diantara lo berdua. Gue ngga mau rencana yang udah susah payah gue bikin hancur karena kesalahan setitik aja," jawab Harras dengan santainya.
"Maksdunya uncle?" Tanya Jake yang masih belum paham. Bukankah mereka bertiga memiliki alasan yang kuat untuk menumbangkan semua orang tua keji ini?
"Setelah Sean telusuri lebih dalam, orang tua Jay ngga begitu bermasalah dengan ini semua, dia cuman di butakan sama kekayaan aja pada saat itu, lo tahu lah, dulu mereka hidup begitu kecukupan, tapi tiba-tiba berubah 180 derajat, mereka ngga siap dengan keadaan sehingga menghalalkan segala cara untuk bangkit kembali. Tapi, akhirnya tuan Seattle sadar setelah Jay menghilang selama lebih dari seabad, dia selalu cari-cari keberadaan Jay dan menyesali segala perbuatannya... gue dan Sean ngga mau mengulang kesalahan yang sama, memisahkan kalian dari orang tua kalian... bagaimanapun, gue dan Sean masih bisa merasakan kalau cinta tuan Seattle ke keluarganya lebih besar dari pada nafsu untuk meraih kekayaan,"
Penjelasan dari Harras membuat Jake dan Steve tertegun. Rasa iri muncul dalam hati mereka, membayangkan bagaimana Jay akhirnya berdamai dengan orang tuanya, bagaimana akhirnya lelaki itu mendapat kasih sayang dan kehangatan sebuah keluarga. Jake jadi teringat akan permintaannya pada Harras, apakah hal yang sama juga akan terjadi padanya? Akankah ayahnya akan melebarkan tangan dan memeluknya dengan hangat saat melihat dirinya? Memikirkan hal itu saja sudah cukup membuat Jake senang. Ia berharap apa yang terjadi pada Jay, juga akan terjadi padanya.
•••
Ketika hari semakin siang, tanda-tanda kehadiran Jay bersama dengan Sean akhirnya muncul. Dari seberang jalan, Jake dan Steve dapat melihat raut wajah bahagia Jay yang telah lama tidak mereka lihat selama ini. Sepertinya pertemuan Jay dengan sang ayah berlangsung dengan sangat baik.
Saat keduanya telah memasuki mobil, kini Harras yang mulai beranjak dari mobil dan memanggil Jake untuk mengikuti dirinya dan menyuruh Sean untuk mengantar Jay dan Steve pulang.
KAMU SEDANG MEMBACA
B-SIDE || [COMPLETED]
Mystery / ThrillerMereka bukan siapa-siapa. Hanya anak-anak yang tumbuh dalam dunia yang udah lama dipoles dari satu sisi: A-side. Rapi, penuh janji, tapi penuh kepalsuan. Tapi kebenaran nggak pernah diam. Ia tumbuh dengan pelan, sunyi, tapi pasti, tapi berada di sis...
![B-SIDE || [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/350911202-64-k465604.jpg)