- • Love Instruments • -
"Love is the quiet force that transcends time, weaving through the moments that slip away like sand.
It is not confined by days or years but stretches infinitely, connecting hearts in a bond that cannot be broken.
Though the world may change and we may grow older, love remains constant, a light that shines even in the darkest corners, reminding us that some things truly last forever, beyond the reach of time." -bbh
•••
Pagi yang cerah menyambut Baekhyun saat ia membuka matanya. Namun, hari ini terasa sedikit berbeda dari biasanya. Ada sesuatu yang istimewa. Ketika ia melihat tanggal di kalender, senyum kecil muncul di wajahnya—hari ini adalah ulang tahunnya. Namun, ia tidak terlalu berharap banyak. Baekhyun lebih suka merayakan ulang tahunnya dengan cara yang sederhana, tanpa banyak keributan.
Ketika Baekhyun sedang bersiap-siap, ia menerima pesan dari Chanyeol.
Chanyeol: "Happy Birthday Love, be prepared, i'll be there soon. Love you"
Pesan itu membuat hati Baekhyun hangat. Dia sudah menduga bahwa Chanyeol mungkin akan memberikan ucapan selamat, tapi ada sesuatu di balik pesan itu yang membuat Baekhyun penasaran. Dia tersenyum kecil sambil membalas pesan singkat itu, lalu melanjutkan rutinitas paginya.
Tak lama kemudian, mobil Chanyeol berhenti di depan rumah Baekhyun. Seperti biasa, Chanyeol selalu menjemput Baekhyun untuk pergi ke sekolah. Namun, hari ini ada sedikit kilauan aneh di mata Chanyeol yang tidak biasa Baekhyun lihat. Chanyeol memberikan pelukan hangat dan berkata, “Selamat ulang tahun, sayang. Ayo, kita pergi” sambil mengecup pipi kesayangannya itu.
Mereka berangkat ke sekolah, seperti biasanya, namun perasaan bahwa ada sesuatu yang direncanakan mulai terasa oleh Baekhyun. Chanyeol hanya tersenyum penuh rahasia setiap kali Baekhyun mencoba bertanya.
Hari di sekolah berlangsung normal—Baekhyun menerima ucapan selamat dari beberapa teman dan sahabatnya seperti Luhan, Soojung, Jisoo, Jongin, Sehun, dan Minhyuk. Mereka semua tampak ceria, namun tidak ada tanda-tanda perayaan besar, jadi Baekhyun menganggap bahwa mungkin mereka akan merayakannya nanti dengan sederhana.
Namun, ketika hari mulai sore dan sudah waktunya untuk pulang, Chanyeol menggenggam tangan dan berkata “We won't be going home, Baek. I'll take you somewhere first,” kata Chanyeol dengan senyum misterius di wajahnya.
Baekhyun mengerutkan kening, penasaran. “Kemana? Yeollie ada rencana sesuatu?”
Chanyeol hanya tersenyum, lalu mengajak Baekhyun naik ke mobilnya. Mereka berkendara selama beberapa menit, hingga tiba di sebuah tempat yang Baekhyun tidak duga—sebuah rumah kecil yang tampak sederhana, namun dihias dengan lampu-lampu kecil yang berkelap-kelip indah. Ketika mereka memasuki rumah itu, pintu terbuka lebar dan terdengar teriakan.
“Surprise!”
Luhan, Soojung, Jisoo, Jongin, Sehun, dan Minhyuk sudah berkumpul di sana, semuanya tersenyum lebar sambil memegang balon-balon berwarna-warni. Ruangan itu penuh dengan hiasan ulang tahun yang meriah—pita, balon, dan bahkan meja dengan kue ulang tahun yang dihiasi lilin berbentuk angka sesuai usia Baekhyun.
Baekhyun terkejut dan menutupi mulutnya dengan tangan. Dia sama sekali tidak menyangka Chanyeol dan teman-temannya sudah merencanakan semua ini. “Kalian.. kalian semua?” tanya Baekhyun, matanya berkaca-kaca oleh kebahagiaan.
Soojung tersenyum lebar dan memeluk Baekhyun. “Tentu saja! Kami tidak akan melewatkan kesempatan untuk merayakan hari spesialmu, Baekhyun! Selamat ulang tahun!”
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Instruments
RomansaCHANBAEK [END] "Life is a song, and Love is the music" - bbh "Life is precious, cherish every moment and hold your loved ones close" - pcy [Warning!!] bxb yaoi
