Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Anggap saja malam hari.
"Once a family."
"Always a family."
Ting!
Suara gelas saling bergesek dikarenakan aktivitas bersulang diantara mereka. Malam hari setelah perang usai mereka memutuskan untuk merayakan kemenangan dengan pesta kecil-kecilan.
Pesta daging dan wine.
"Kerja bagus untuk hari ini semua, gue bangga sama kalian."
"Aaa~ papi cocwit."
"Ditunggu gajinya Pi, harusnya sih ada bonus."
"Iya tenang aja, besok gaji nya turun.*
"Asyik!"
Tidak semuanya minum alkohol disana, ada Mia dan Caine yang lebih memilih jus anggur untuk diminum.
Malam itu berjalan dengan candaan seperti biasa, ada yang duduk manis mengelilingi api unggun ada juga yang sibuk membakar daging.
"Ini udah mateng belum sih?"
"Udah."
"Tapi kok masih ada darahnya, Krow?"
"Itu saus nggak sih?"
"Emang kita nambahin saus tadi?"
"Anggap aja setengah matang."
"Suruh Garin cobain dulu."
Kurang lebih seperti itulah keadaan tim bakar-bakar. Disisi lain tim pesta wine menikmati minumannya dengan damai diselingi pembicaraan ringan.
"Tadi itu hampir aja aku down, untung ada Mommy," ucap Mia.
Rion mengangguk tanda setuju. "Gue juga kaget ada yang masih hidup disana, tapi syukurlah nggak aja yang down dari kita."
"Kalian nge-downin berapa tadi?" Tanya Key.
Rion menyentuh dagunya berfikir. "2 atau 3 ya.. lupa gue."
Gin yang baru saja datang setelah mengambil stok wine baru ikut menyahut. "Gue tadi banyak banget nge-downin tapi lupa berapa."