DILARANG PLAGIAT⚠️
"masih adakah rasa itu untukku Ara?" -Alfar
"ijinkan saya menjadi penyempurna separuh agamamu Aira" -Arzan
"yaa Allah, kenapa begitu sulit pilihan yang Kau beri?" -Amara
23 Agustus 2024
Tetap jadi baik yaa. Sekalipun orang disekitarmu tidak membalasmu dengan perlakuan baik. Sekalipun usahamu selalu dipandang sebelah mata. Yakinlah, sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan, tidak ada yang sia-sia dihadapan Allah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
pukul 02.00 dini hari, dua pasutri baru itu baru selesai melaksanakan sunnah, Arzan mendekap hangat tubuh istrinya.
"Syukron Yaa zaujatii" (terimakasih istriku)
Arzan mengecup kening istrinya lembut, setelah memastikan Amara tertidur, ia bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.
gemercik air terdengar dari dalam kamar mandi yang tengah Arzan pakai. senyum tak luput dari wajahnya, ia juga tak lupa membaca do'anya;
Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah ta'ala.
setelah menyelesaikan ritual mandinya. kini Arzan telah bersiap dengan jubahnya untuk melaksanakan sunnah yang lain, yaitu sholat sunnah malam.
ketenangan sangat melanda jiwanya, seolah-olah kini dirinya telah di selimuti oleh cinta-Nya. bisa merasa tenang di atas sajadah seraya berdzikir adalah tingkatan cinta yang paling tinggi.
dilanjut dengan berdzikir dan berdo'a. tidak lupa ia juga membaca Al-Qur'an dengan fasih dan tentram.
tak dapat di pungkiri dirinya tertidur di atas sajadah dengan posisi duduk dan dalam keadaan berdzikir.