Chapter 21

2.1K 87 3
                                        

Happy reading

.
.
.
.
.
.
.
.







[Diruang OSIS]

"Gila rapat kali ini, bikin cape, mana belum kelar anjirrr" Ucap Nisa, salah satu anggota OSIS.

"Gue haus banget, laper lagi. Kalian ada yang niatan mau kantin gak?" Tanya anggota OSIS yg lain

"Kantin istirahat ke 2 mah dikit, mending beli di Indomaret" Jawab yang lain

"Ya juga sih..."

"Biar gue aja yang ke Indomaret" Ujar Reyga mencalonkan diri

"Rey? Seriusan? Lu paling cape loh diantara kita. Mending gausah, yang lain aja yang pergi" Sahut Nisa

"Gapapa, kalian mau nitip apa aja? Tulis di grup OSIS yang tanpa guru ya. Ntar gue beliin pake duit gue dulu, terus kalian ganti pas gue udah bawain punya kalian" Jelas Reyga

"Beneran lu Rey? Mau ditemenin gak?"

"Gausah" Jawab Reyga

"Yaudah deh. Sorry ya nyusahin" Ucap mereka tidak enak

"Yoi gapapa"

Reyga pun keluar dari ruangan OSIS.

Alasan Reyga ingin pergi ialah, dia ingin bertemu dengan pacarnya Jevan, seharian ini dia tidak ada berbicara dengan pacar nya itu, jangan kan berbicara bertemu saja hanya disaat pergi sekolah saja, setelah itu dia tidak melihat pacarnya lagi.

Reyga berjalan ke ruang kelas nya terlebih dahulu, berharap akan bertemu dengan pacar nya itu.

Ceklekkk
Ia pun membuka pintu kelasnya.

"Han, kemana Jevan?" Tanya Reyga kepada temannya yang duduk didalam kelas.

"Gatau. Tadi mereka rombongan keluar kelas, maybe di kantin" Ucap Farhan

"Gitu ya, thanks" Jawab Rey

Rey pun beralih berjalan menuju kantin, kantin di jam istirahat ke dua memang sedikit sepi karena jualan nya yang menyedikit.

Rey memperhatikan sekeliling kantin, namun tidak juga melihat keberadaan pacar nya itu.

Rey melihat lihat beberapa kali, memastikan apakah Jevan memang ada disitu atau tidak ada.

Setelah memastikan, dan yakin kalau Jevan tidak ada dikantin, reyga pun beralih untuk fokus membeli pesanan teman temannya.

Ia berjalan menuju Indomaret, yang harus keluar gerbang sekolah juga melewati jalan raya itu.

Saat sudah sampai didekat Indomaret, Reyga berdiri tepat di pinggir jalan raya berniat untuk menyeberang jalan menuju ke Indomaret tsb.

Reyga menyeberang dengan hati hati, sampai tibanya ia di Indomaret itu.

Reyga mendengar keributan seperti ada yang mengobrol, ia pun menoleh ke sumber suara dan mendapatkan Varrel yang duduk di salah satu bangku didepan Indomaret.

Jevan Reyga [BL LOKAL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang