setiap rumah memiliki pilar kehidupan nya begitu pula dengan keluarga salvador yang memiliki 4 pilar, walaupun pilar utamanya telah tumbang tetapi 4 pilar lainnya berusaha untuk menopang satu sama lainnya.
Max sudah sampai rumah dia masuk kekamar dan langsung ganti baju sendiri dan membuang diapers yang dikenakannya ogah dia pakai lama lama malu.
"Loh sudah ganti baju aja max, sekarang makan siang dulu yah" Abang tidak marah kok, soalnya baru pulang RS masa mau marah marah nanti asmanya max kambuh kan berabe.
"Mau jalan saja" melihat Abang yang mendekati dirinya. "Iya iya jalan tapi sini Abang tuntun dari pada jatuh, mau nanti sama mas kamu dimasukan keruangan khusus steril"
Kalian pasti Taukan ruangan khusus pasien kanker yang steril ketika masuk harus menggunakan pakaian khusus dan juga di sambung kan kaca ruangan nya engga enak deh
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kaya gitu ruangan steril yang cuma ada satu pasien dengan anggota keluarganya bisa melihat lewat balik kaca, dipantau para tenaga medis gitu author taunya dari drama Korea sih heee.
Max tuh mendengarnya saja sudah takut dia engga mau dan muak atas ancaman mas nya itu.
"Engga mau iya mau digandeng aja aku jalannya ayo keruang makan aku lapar"
Sesampai nya diruangan makan sudah ada mas dan Axel
"Ayo makan yang banyak max"
"Iya mas, mas engga balik kers lagi?" Max tuh engga pengen Deket Deket mas rada takut aja gitu.
"Engga mas mau temenin kamu hari ini"
"Loh loh mas mending RS pasien mas lebih membutuhkan mas loh"
"Mas tidak peduli lagi pula aku jadi dokter karena kamu bukan karena mereka"
Mas menjadi dokter karena melihat max dari kecil sakit dia mah pengangguran juga hidupnya lancar lagian warisan ortunya buanyak ngapain Susah susah kuliah kedokteran mana koas lagi. Ini semua karena max saja mas tidak suka orang lain pegang pegang adiknya itu saat memberi kan kenangan dan biar cepat juga mendapat kan penanganan nyaa
"Terserah mas deh"
"Makan max jangan bicara saja, habis itu minum obat dan vitaminnya terus jangan langsung tidur"
"Dih acel sok ngatur banget sih ini yang kakak siapa kok dia yang ngatur sih" dalam hati pastinya mana berani max.
Max makan dengan perlahan dia menikmati setiap sendok nya dengan lahap dia laper.
"Minum obatnya dulu lalu keruang tengah" Abang
"Iya iya"
Sesudah minum atau menelan obat
"Mas turunin aku engga nya digendong mau jalan sendiri aja"
Mas mana peduli tetap diam dan jalan saja keruang tengah
"Duduk yang baik, sini punggungnya mas baluri minyak telon dan potongan bawang merah biar hangat"
"Engga mau iks, katanya dokter kok percaya sih begituan lagian aku engga kedinginan yah"
"Cuacanya sedang dingin, kamu tidak cocok dengan cuaca dingin bisa memicu asma kamu kambuh. Mau kers lagi?" Hujan turun secara tiba tiba, membuat mas berinisiatif untuk melakukan itu semuanya "Engga mau"
"Yah sudah nurut, acel tolong ambilkan kaos kaki, jaket dan bennie atau kupluk kepala untuk max"
Acel mengambil barang yang diminta masnya itu tidak membutuhkan waktu lama acel sudah datang dengan barang Bawaan yang diminta mas, Abang sendiri tanpa diminta tolong membawa selimut tebal.
Tubuh max berbaring diatas kasur lipat yang memang ada diruang tengah tv juga dinyalakan atas permintaan max
Lalu tubuh max...
TBC Butuh loker nih serius Buat bayar UKT kampus Butuh informasi lowongan pekerjaan please Lelah aku😭😭😭😓 Kalian engga usah pencet bintang mendingan komen info lowongan pekerjaan deh aku seneng rela aku buat cerita baru plus update sering kalau dapet loker yang sesuai hiks, udah lah palingan disini mah kaga Nemu pesimis aku. Update sesuka hati ku aja lah, kaga menghasilkan duit