#70. Perayaan Besar ✨

42 0 0
                                        

Keesokan harinya, istana mendadak penuh dengan aktivitas serius. Tak ada satupun pelayan atau prajurit yang bersantai pagi itu, bahkan para menteri gelabakan oleh segala macam persiapan serta pelaksanaan sistem baru kerajaan. Di samping itu, Li heeng tengah duduk di hadapan sebuah cermin, menatap diri dengan penuh tanda tanya. Pikirnya, apa yang telah ia lakukan? Mengapa jadi seperti ini? Dan bagaimana cara menghentikannya?

Ingin hati memberontak, tetapi raut wajah sang Kaisar 10x lipat lebih bahagia dari sebelumnya, bak mendapatkan emas pertama yang langka. Bahkan seluruh penghuni istana beserta rakyat dan jajaran teman-teman Xue Luan terheran dengan kabar tiba-tiba tersebut. Pernikahan yang di adakan setelah sang Kaisar mengalami koma, tentu di luar prediksi mereka. Sakit yang sempat menimpa sang Kaisar seakan sirnah layaknya tak ada musibah apapun sebelumnya.

Ketua pelayan Hang dan Jinhou pun tak berdaya untuk sekedar melarang, sebab yang mereka lawan adalah pemimpin negeri ini. Sedangkan saat ini, Ling fei tengah berdiskusi panjang mengenai rencana selanjutnya dan menemui ayahnya Xui (ketua biro keamanan kota). Obrolan bulan lalu ia bahas kembali demi mendapatkan strategi baru.

"Istana tengah di guncang sekarang, keberadaan Li heeng di sana telah merubah keseluruhan, aku khawatir, Li heeng menjadi tumbal Kaisar Lu." Ucap Ketua keamanan kota.

"Aku juga tidak yakin cinta Kaisar tulus untuknya, karena buka hanya Li heeng gadis yang pernah tidur dengannya. Mungkin Li heeng adalah yang kesekian kalinya." Keluh Ling fei.

"Usulan ku tidak meyakinkan, selain menemukan stempel pedang sebagai bukti dan merebut pedang kekaisaran, kita rasa bukti itu juga tidak cukup." Ujar ketua keamanan kota.

"Lantas?" Tanya Ling fei.

"Ling fei? Meyakinkan para klan seni bela diri yang tersisa di negeri ini tidaklah mudah. Bagaimana cara kita menjelaskan kepada mereka adalah hal penting, agar mereka percaya." Ujar ketua keamanan kota.

"Aku yakin kita bisa gunakan cara lain?" Usul Ling fei berharap.

"Lotus perak lah, yang dapat membuktikan semuanya, dan perang memperebutkan benda suci itu akan berakhir jika sudah menemukan tuannya." Jawab ketua keamanan kota.

"Bahkan mulai muncul sekte baru yang menyerang istana, aku takut fitnah kedua akan timbul di dunia seni bela diri, dan pembantai kedua kalinya akan terulang lagi.." Keluh Ling fei takut.

"Kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi, walaupun kami hanyalah biro keamanan kecil, tapi kami punya tujuan yang sama, mendamaikan dunia seni bela diri.." Tegas ketua keamanan kota.

"Apa yang harus ku lakukan untuk sementara ini?" Tanya Ling fei bingung

"Biarkan Li heeng menikah dengan Kaisar.." Usul ketua keamanan kota.

"APA???" Celetuk Ling fei terkejut.

"Dengan begitu, Li heeng bisa menguasai istana dengan leluasa." Jelas ketua keamanan kota.

"Bagaimana dengan pangeran Jinxu Cang? Mungkin Li heeng bisa mati di tangannya!" Ujar Ling fei khawatir.

"Tergantung bagaimana cara Li heeng bertahan.." Balas ketua keamanan kota.

"Paman?" Lirih Ling fei tak punya kekuatan apapun lagi.

"Huff.... kita tidak punya pilihan." Lirih ketua keamanan kota.

"Andai Shangguan Zhao kembali lebih cepat, mungkin ini tidak akan terjadi.." Keluh Ling fei.

Di goa suci tersembunyi, Shangguan Zhao tengah meditasi dan mencoba menembus energi Lotus Perak. Sudah sekian lama ia menyatukan diri agar Lotus Perak ini tidak bertentangan dengannya. Master yang senantiasa menemani progres itu pun merasa lega dan segera menyadarkan Shangguan Zhao dari meditasi tersebut.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 04, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Lotus PerakCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang