bab 25

2.1K 136 4
                                        

"hai, selamat pagi sayang..."

kookie yg mendengar samar suara milik kim langsung membuka mata nya.

"eung~ sudah pagi?" gumam si manis dengan mata yg berkedip kedip lucu.

"iya, sarapan dulu setelah itu kita pulang" ucap taehyung, membuka kotak bekal berisi bubur dan beberapa sayuran.

"suapin ya?" pinta nya dengan puppy eyes nya yg berbinar.

taehyung tersenyum, lalu mulai menyuapi kookie dengan telaten.

"eoh? Selang infus nya sudah di lepas?" Pemuda manis itu baru sadar bahwa selang infus nya sudah di lepas saat ia masih tertidur.

"Iya, kamu tidur nya nyenyak bngt ya? Sampe ga sadar" kekeh taehyung, tangan nya terangkat untuk membersihkan sisa makanan yg belepotan di bibir kookie.

kookie terkekeh menampilkan gigi kelinci nya membuat nya terlihat sangat menggemaskan.






















di perjalanan pulang, kookie duduk anteng dengan susu pisang yg ia minun. Sedangkan kim, dia sibuk menyetir dan sesekali dia akan melirik kearah kookie.

"sudah sampai, ayo turun" ajak taehyung mengacak acak rambut si manis.

"tapi ini rumah nya kookie bukan rumah kim, kenapa pulang kesini" Tanya nya pelan, wajah nya tertunduk gelisah.

"kookie tidak merindukan momy dan ayah? di dalam sana juga ada appa dan eomma loh" jawab taehyung lembut, dia tak ingin menyakiti hati pemuda manisnya.

"ayo, kasian mereka sudah menunggu. ada aku di samping mu, tidak perlu takut" taehyung melanjutkan perkataan nya lalu keluar lebih dulu dan menghampiri pintu mobil kookie lalu membuka kan nya.

"bantu kookie ya?" pinta nya.

"iya sayang, keluar lah"

taehyung menggandeng tangan kookie kedalam mansion keluarga jeon. Saat pintu terbuka, disana terlihat dua pasangan yg menatap mereka.

"kami pulang..." ujar taehyung tersenyum dan terus berjalan kearah sofa ruang tamu dengan kookie.

genggaman kookie semakin erat saat ia melihat orang tua nya tersenyum kearah nya.

"kookie sayang, kemari nak sama momy"

suara itu, suara yg begitu ia rindukan.
Dia ingin sekali memeluk kedua sosok yg sangat ia sayangi, tapi ia tak bisa, tubuh nya kaku.

taehyung menatap kookie yg hanya terdiam menatap kedua orang tua nya. taehyung melepaskan genggaman nya dan berjalan menjauh beberapa langkah namun...

"tidak mau!" pemuda manis itu berlari menghampiri taehyung dan bersembunyi di belakang nya.

Yeon dan yeob saling pandang, apa anak mereka mulai takut kepada mereka? itu adalah hal yg paling mereka takuti.

"sayang, ini mommy nak dan ini ayah..." Yeon berjalan mendekati putra nya yg semakin bersembunyi dibalik taehyung.

"berhenti, Jangan mendekat dulu" cegah taehyung, jika Yeon tetap berusaha mendekati kookie maka itu akan membuat nya semakin takut dan lenyap dalam trauma nya.

Yeon terhenti saat mendengar ucapan taehyung.

taehyung membalik tubuh nya menjadi berhadapan dengan kookie lalu menangkup wajah yg begitu indah itu.

"sayang, mau mendengarkan ku?" tanya taehyung dan mendapatkan anggukan kecil dari si manis.

"jika aku meminta mu untuk mendengar kan penjelasan dari momy dan ayah, bagaimana?"

Perjodohan (Vkook) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang