bab 31

1.7K 119 12
                                        

sudah satu bulan lebih jungkook melakukan therapy.
reaksi jungkook terhadap api sudah tidak berlebihan dan dia sudah bisa mengatasi ketakutan nya.

taehyung juga senantiasa menemani jungkook therapy, apapun taehyung lakukan untuk membuat jungkook tetap bersemangat melewati proses penyembuhan nya.

hadiah kecil selalu taehyung berikan ketika jungkook selesai therapy dan itu membuat jungkook merasa sangat gembira.

bahkan taehyung membeli sebuah mansion dan menjual apartment nya hanya untuk jungkook, agar jungkook bisa merasa lebih bebas.

















Halaman belakang mansions

jungkook duduk diatas rumput dan memperhatikan kandang kelinci di depan nya.

"taehyung, sepertinya kelinci ku sakit" ujar jungkook dengan raut wajah sedih.

jungkook memiliki hewan peliharaan yaitu kelinci, taehyung lah yang memberikan itu padanya.

taehyung menoleh, lalu ia beranjak dari duduk nya dan mendekati jungkook.

"kenapa bisa?" tanya taehyung lalu ia mengeluarkan kelinci dari kandang nya untuk ia periksa.

"kelinci nya tidak bersemangat seperti biasanya, aku jadi sedih" ucap nya pelan dan mengelus bulu halus kelinci tsbt.

"kita antar dia ke klinik hewan ya? biarkan dia dirawat disana dan besok kita jemput" saran taehyung tak ingin membuat jungkook merasa sedih.

"berangkat sekarang ya, kasian pasti kelinci nya menahan rasa sakit dari tadi" ujar jungkook terburu buru.

jungkook menggendong kelincinya dan ia bawa ke dalam mobil, sedangkan taehyung menutup pintu mansion lebih dulu.

selama perjalanan, jungkook terus saja menggumamkan kalimat 'kelinci, kamu harus sembuh dan bermain lagi sama aku, nanti aku kasih wortel yang banyak deh'

sesampainya di klinik hewan, jungkook dan taehyung langsung memberikan kelinci nya kepada suster dan mengurus berkas.

"ayo pulang" ajak taehyung pada jungkook yang terus saja mengintip kelincinya yang sedang di periksa.

jungkook mengangguk, lalu segera menggandeng tangan taehyung.

sebelum pulang, mereka mampir ke sebuah cafe untuk sekedar mencicipi dessert.

"cheesecake nya enak" jungkook berkata dengan pelan, rasa nya sungguh sangat enak bahkan jungkook sampai tak rela untuk menghabis kan nya.

taehyung tersenyum "Kenapa dimakan dengan pelan?" tanya taehyung.

"agar tidak cepat habis" jawab nya dengan wajah lugu.

taehyung terkekeh, reaksi jungkook terhadap makanan yang enak selalu membuat taehyung merasa gemas.

saat semua dessert nya habis, taehyung menyuruh jungkook untuk pergi ke mobil selagi dirinya membayar ke kasir.

"aku mau bungkus cheesecake nya 3" ucap taehyung pada pelayan disana.

tak perlu menunggu lama, cheesecake pesanan nya sudah selesai di kemasi dan taehyung juga sudah membayar nya.

taehyung berjalan keluar dari cafe menuju mobil nya.
Dari kejauhan ia dapat melihat jungkook yang sedang memainkan ponsel didalam mobil dengan kaca mobil yang setengah terbuka.

"ini, untuk mu" taehyung memberikan bungkus cheesecake pada jungkook.

"ini apa?" jungkook yang penasaran langsung membuka isi bungkusan itu.

"Ini untukku? semuanya?" dengan binar dia menatap wajah tampan taehyung.

taehyung mengangguk "kamu bilang tadi cheesecake nya enak jadi aku bungkus untuk mu" jawab taehyung.

jungkook mendekat kan dirinya pada taehyung lalu memberikan satu kecupan pada pipi taehyung.

"terimakasih, aku senang sekali"

"aku juga senang jika kamu senang"



______________________________________

saat siang hari, teman teman mereka datang ke mansion untuk bermain bersama.
tak banyak yang mereka lakukan, hanya bernyanyi bersama, menyusun lego, menonton, memasak dan bermain game.

seperti saat ini, yang mereka lakukan adalah bermain uno tapi tidak dengan jungkook.

pemuda manis itu sedang kesal karna diri nya terus saja di isengin oleh jimin dan membuat dirinya terus saja kalah.
bahkan dia berdoa, berharap taehyung bisa mengalahkan jimin.

dugaan nya benar, taehyung menang dan jimin lah yang kalah.
jungkook bersorak dengan begitu senang lalu mengejek jimin.

tawa selalu terdengar dalam mansion itu dan berakhir mereka semua merasa kelelahan.

"ujian kurang seminggu lagi kan? setelah ini kita akan lulus, waktu begitu cepat berlalu" ujar jhope.

"apa kalian akan lanjut bekerja setelah lulus?" tanya namjoon.

"aku akan meneruskan perusahaan appa ku" jawab yoongi.

"kalau aku akan membuat sebuah cafe dan kalian jangan lupa mampir ya" celetuk Seokjin.

"aku juga akan bekerja!" pekik jungkook dengan antusias.

taehyung menatap tajam kearah jungkook.

"kookie ingin kerja apa memang nya?" tanya jimin menyimak.

"kookie ingin jadi ceo, pasti keren kalau pakai jas" jawab nya sembari membayang bayangkan dirinya sendiri memakai jas mewah.

"tidak" celetuk taehyung, hingga semua mata kini menatap nya.

"kenapa? aku kan mau" cemberut nya, alisnya menukik dan memasang wajah sok garang.

"anak kecil tidak boleh bekerja, ingin memakai jas kan? akan ku belikan tapi tidak dengan bekerja" larang taehyung.

"aku juga ingin di panggil ceo kookie!" ucap jungkook tak mau kalah.

sebelum perdebatan ini jauh lebih panjang, jhope segera melerai mereka berdua.

"aku adu kan ke eomma ya nanti" ancam jungkook lalu memalingkan wajah nya.

taehyung hanya menghela nafas, bahkan teman teman nya ikut prustasi melihat perdebatan tadi.




TBC:))))

MAKASII YANG UDAH NUNGGUIN UPDATE AN INI, JANGAN LUPA MAMPIR KE AU KU YA DI TWITTER
NAMA AKUN NYA: awaalouie

Perjodohan (Vkook) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang