BAB 14

329 39 2
                                        

Setelah kejadian yang terjadi selama liburan di pulau pribadi uchiha, semenjak itu sasuke tak lagi menunjukan batang hidungnya, bahkan sekarang ia semakin di sibukan dengan urusan filmnya yang akan segera tamat.

Cutt

"berhenti, kalian semua mengecewakanku" teriak marah sasuke pada semua staf film yang ada.

Naruto yang memperhatikan sikap sabahatnya hanya bisa menghela nafas beratnya.

Naruto sangat mengetahui kondisi sasuke sekarang ini, bahkan dari kepulangan mereka saat liburan dua minggu lalu.

Sifat pemarahnya semakin menjadi bahkan moodnya suka sekali berubah dengan cepat.

Semua staf bahkan naruto pun, tak berani untuk mengajak sasuke berbicara sedikitpun, kecuali dari sasuke sendiri yang ingin membuka percakapan bahkan itu pun hanya seputar pembuatan film.

"tuan naruto, sebaiknya anda mencoba berbicara dengan sutradara sasuke untuk film hari ini"

"kita sudah syuting dari padi dan adegan nona karin bersama gara-san sejak tadi tak selesai di bagian rumah sakit ini"

Dengan nada takut, salah satu staf meminta pada naruto untuk menenangkan sasuke, yang tampak di selimuti aura tak mengenakan darinya.

Naruto melihat sekelilingnya dan dirinya bisa melihat, raut wajah setiap stafnya yang tampak begitu kelelahan dan takut melihat tingkah sasuke.

Gara bahkan hanya bisa terdiam melihat tingkah sutradara mereka, yang entah semenjak dua minggu ini tampak begitu kacau.

Sementara karin hanya bisa menunduk sambil meremas kedua tangannya gelisah, ia tahu bahwa semua kejadian ini berawal dari dirinya yang ketahuan mencelakai sakura.

Bahkan sampai mereka pulang dari liburan itu, tak sama sekali sasuke mengankat telfonnya atau berbicara padanya.

Dirinya sempat ingin mengadu pada bibi mikoto, namun dirinya takut sasuke akan semakin menjauhinya.

Karin teringat dengan sosok sakura, semua karna dirinya sampai hubungan mereka seperti ini.

Usahanya selama ini akan sia-sia saja memisahkan mereka, jika nanti keduanya akan balik kembali.

Ia harus memberi pelajaran pada sakura agar dirinya berhenti mengganggu sasuke dan dirinya.

Naruto berjalan menghampiri sasuke sambil menepuk pelan bahu sahabatnya itu.

"tenanglah, kau membuat mereka semua takut" dengan lembut naruto mencoba untuk menengkan sahabatnya itu.

Sasuke hanya bisa terdiam sambil melihat sekitarnya, nampak wajah para staf bahkan para artisnya yang ketakutan melihat ke arahnya.

Menyadari akan sikap yang sasuke perbuat, dirinya menghela nafas berat merasa bahwa sikapnya kali ini sangat keterlaluan.

"maafkan atas sikapku pada kalian, syuting hari ini kita akhiri dan akan di lanjutkan dua hari lagi"

Setelah mengatakan itu sasuke pergi dengan di temani oleh naruto.

Karin yang berniat mengikuti mereka di tahan oleh managernya.

"jangan kau kejar dia karin, dia masih marah padamu" ucap tayuya sambil membawa karin menuju parkiran mobil mereka.

Karin hanya bisa menghela nafasnya dan mengikuti tayuya.

Gara hanya bisa terdiam sambil mengusap dagunya, membuat kiba managernya mentapa aneh ke arahnya.

"ahaa"

"akhirnya aku tahu kenapa sasuke-san menjadi seperti itu"

"apa itu" terlihat wajah penasaran kiba saat mendengar ucapan gara.

Ayam Dan JidatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang