Sakura bersama dengan ino telah sampai di lokasi syuting pertama hari ini, tatapan berbinar selalu terpancar di mata ino, menatap setiap para kru dan beberapa pemeran figuran sedang mempersiapkan diri mereka.
Sakura merasa sedikit gugup dengan apa yang di lihatnya, walau ia hanya menjadi aktris pendamping, namun ini merupakan kali pertamannya akan beradu akting dengan para artis dan aktor papan atas.
Suara familiar terdengar di telinga kedua wanita cantik itu, membuat mereka segera mengarahkan padangan ke arah suara itu berada.
Terlihat Naruto dengan cengirannya melambaikan tangan dengan tingginya ke arab keduanya. Sakura seketika mendegus melihat tingkah teman semasa sekolahnya itu bahkan ino sudah mencibir melihat tingkah konyol Naruto.
Naruto menghampiri kedua wanita itu sambil mengaruk belakang kepalanya yang tak gatal itu. Sifat yang sudah melekat dalam dirinya sejak sekolah dulu, bila bertemu dengan teman-temannya semasa sekolah.
Naruto segera menyeret kedua wanita itu menuju tempat dimana para atris berkumpul. Tak jauh dari pandangan Sakura, terlihat punggung pria yang di kenalinya, memakai baju berlambang keluarganya dan rambut yang memanjang di ikatnya, sama seperti awal mereka bertemu di taman saat syuting dulu.
Namun yang menjadi keanehan unutk sakura adalah sosok wanita di sebelah Sasuke, sosok itu begitu terlihat bersinar dan memukai walau hanya dari belakang sakura melihatnya.
Sakura seketika tersentak dengan pemikirannya saat Naruto menariknya mendekat ke arah semua artis yang berada di sana.
Semua mata menatap sakura membuatnya seketika menjadi gugup, entah perasaannya saja namun tatapan itu seperti pisau yang siap di tancapkan pada dirinya.
Sasuke yang melihat kedatangan Sakura seketika tersentak kecil, dirinya tak pernah mengetahui bisa Naruto akan membawa Sakura ke lokasi syuting mereka.
"yo, pak sutradara ini dia aktris pendukung yang akan bermain film sebagai sahabat karib pemeran utama" ucap Naruto dengan sengaja sambil mendorong pelan bahu sakura agar sedikit mendekat di hadapan Sasuke.
Deg
Deg
Deg
"sial"batin Sakura
Apa yang terjadi, dirinya tak mengetahui kenapa jantugnya berdetak dengan sangat kuat dan tak beraturan seperti orang yang baru saja jatuh cinta.
Jangan sampai ia harus mengambil kesimpulan, bahwa sekarang untuk kedua kalinya dirinya merasakan namanya jatuh cinta kembali pada sang manta atau mungkin ini adalah sebuah perasaan karna mereka tak bertemu cukup lama.
Sakura seketika tertawa membuat semua mata menatap ke arahnya, menyadari akan hal itu Sakura langsung berdehem menyadari kekonyolan yang di buatnya. Ino yang berada di sebelahnya hanya bisa meremas sedikit kuat akan tingkah ambigu temannya.
Sasuke seketika mendengus geli melihat tingkah aneh yang di lakukan Sakura. Shion seketika mengarahkan tatapannya ke arah Sasuke, saat dirinya mendengar dengusan tersebut.
"ini sangat memalukan" batin sakura.
Sakura dengan wajah memerah, langsung mendudukan dirinya di sebuah kursi yang kosong tanpa menyadari bahwa orang di sebelahnya adalah Sabaku Gara.
"hei sakura" panggil Gara sambil mendekatkan wajahnya ke telinga sakura.
Sakura seketika tersentak dan membalikan wajahnya, membuat kedua wajah itu menatap dengan dekat. Wajah sakura semakin memerah di buatnya.
"ehem"
deheman Sasuke menyadarkan kedua orang itu, membuat mereka yang melihat momen lucu itu seketika mendegus kecewa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ayam Dan Jidat
De TodoPutus karena kesalapahaman antara keduanya, membuat hubungan lima tahun berakhir dengan begitu saja. Sakura dan sasuke di nobatkan sebagai pasangan paling romnatis yang pernah teman-temannya kenal. Tapi keduanya malah putus di hari kelulusan tanpa d...
