Berawal dari gak sengaja liat postingan Jake di Apk X,Maheesa si buaya kampus yang suka genit dan gombal sana sini mulai deklarasiin kalo Jake itu gebetan dia.
Lanjut ga nih?Mampir aja skuyyy....
🦌🐕
BxB
RamyeonzStory
HeeseungXJake
Air mata itu mengalir beriringan dengan suara isakan kecil keluar dari bibir tebal seseorang yang tengah terlelap itu.
Jake,dalam ke adaan terlelap menangis dengan pilu seperti itu mengundang raut khawatir seseorang yang kini tengah duduk disamping ranjangnya.
"Sayang,Jake belum bangun?"
Ramiel berjalan menuju ranjang dimana istrinya kini tengah mengelus lembut pipi putranya.
"Jake kayanya lagi mimpi pa,dia nangis.Mama udah bangunin dari tadi ga bangun-bangun"
Ramiel menatap wajah Jake yang memang sudah dipenuhi dengan jejak air mata.
"Sayang,bangun yuk.Katanya mau wisuda"
Kecupan-kecupan pelan papanya bubuhkan dikening anaknya.Ramiel sudah cukup biasa menghadapi ke adaan Jake yang seperti ini. Anaknya akan sulit bangun jika memiliki mimpi buruk,dan sesuatu yang harus dilakukan adalah menyalurkan segala afeksi yang bisa membuat Jake nyaman dan mau membuka matanya,seperti yang dilakukan Ramiel saat ini.Mencium kening putranya dengan lembut,dengan tangan senantiasa mengguncang pelan tubuhnya.
"Kak Heesa —"
Mata itu terbuka dengan reaksi terkejut dari tubuh Jake.Ramiel menatap anaknya yang kini tengah menoleh ke arahnya.
"Pa,k-kak Heesa?kak Heesa mana?"
Pertanyaan dengan intonasi gelisah itu mengundang Ramiel untuk memeluk anaknya. Ramiel bisa menyimpulkan anaknya ini tengah bermimpi buruk tentang Heesa.
"Mimpiin tunanganmu itu ya? Heesa udah di Singapur,lagi transit.Nanti bakal sampe sekitar jam delapan atau sembilan"
"Kak Heesa baik-baik aja kan pa?"ujarnya dengan menyembunyikan wajahnya didada sang papa.
Ramiel mengangguk,mengecup lembut puncak kepala anaknya.Airin yang melihatnya menatap Ramiel isyarat bertanya.
"Mimpi buruk tentang Heesa?"
Jake mengangguk.
Airin menghela nafasnya,lalu ikut bergabung memeluk anaknya dan suaminya itu.
"Adek mimpi apa,mama khawatir banget pas liat kamu nangis kayak gitu"
Jake melepas pelukan mereka lalu menatap mamanya dengan sendu."Kak Heesa ninggalin Jake hiks Jake gamau ma.Jake ga siap kalo kak Heesa pergi duluan."
"Kenapa hm? Heesa jahatin Jake dimimpi?"
Jake menggeleng cepat "Enggakk....dimimpi Jake,kak Heesa pesawatnya jatuh di Singapura. T-terus hiks kakak meninggal"
Ramie dan Airin saling pandang.Mimpi Jake cukup serius ternyata.Dengan lembut Airin bawa tubuh Jake ke pelukannya dan mengelus lembut punggung anaknya.
"Itu cuma bunga tidur sayang.Jangan dipikikirin ya? ayo siap-siap adek kan mau wisuda"
Jake hampir aja ngelupain kalau ini adalah hari wisudanya.Dengan anggukan pelan Jake melepaskan pelukan dari mamanya.
"Jake bakalan siap-siap,tunggu Jake dibawah ya ma"
Airin ngangguk,lalu tolehin wajah natap suaminya yang skarang udah berdiri.
"Inget,mimpinya gausah dipikirin ya sayang"
"Iya papa"
Kecupan terakhir dipuncak kepala anaknya dibubuhkan oleh kedua orangtua itu bergantian,lalu mereka berjalan keluar meninggalkan Jake yang skarang udah buka ponselnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.