Satu

3.4K 145 3
                                    

.
.
.

Pagi hari yang cerah memang sangat di
syukuri oleh semua orang.Cuaca yang bagus dapat menambah semangat bagi orang-orang yang ingin melakukan kegiatannya.

Namun sepertinya tidak berlaku untuk seorang laki-laki yang tengah menatap kearah tumpukan kertas yang ada diatas mejanya ini.

Maheesa Algatra.

Decakan malas menguar dari bilah bibirnya yang sedikit tebal.

"Sial,ditolak lagi skripsi gua.Kalau gini terus kapan wisudanya njir"

Puk

Tepukan halus dipundaknya menyadarkan Heesa dari acara meratapi skripsi yang gagal di Acc itu dan beralih menatap orang yang barusan menepuk pundaknya.

"Kusut amat muka lu bang,kenapa dah?"

Satria nama orang yang barusan nepuk pundaknya Heesa.

Satria duduk disamping bangku Heesa dan menatap bingung pada lelaki yang 2 tahun lebih tua darinya itu.

"Skripsi gua blum kelihatan hilalnya Sat.
Capek banget dah kudu revisi Mulu"

Satria yang mendengar jawaban dari Heesa sedikit meringis,Seakan sangat mengerti  bagaimana pusingnya menjadi mahasiswa akhir.

"Semangat sih kata gua bang"Ujarnya dengan terkekeh pelan.

Heesa yang mendengar cuma ngangguk aja,sambil ngedengus sabar.

Ting

Suara diponsel Heesa mengalihkan atensinya pada benda pipih yang ada ditangannya.

Ponselnya ia letakkan kembali keatas meja,yang mana mengundang tanya dari Satria

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ponselnya ia letakkan kembali keatas meja,yang mana mengundang tanya dari Satria.

"Siapa bang?"

"Biasa si jamet mau otw dia"

Satria cuma bentuk mulutnya kayak huruf
"O" doang,gamau nanya lagi dia.Jadinya dia mainin hp nya lagi.

"Oii wassap mennn"

Dua orang yang tadi sibuk sama dunianya sendiri langsung noleh mendapati Jay ternyata yang baru aja sampe.

Eh tapi ga sendiri,Jay bawa temen juga ternyata.Pemuda yang tubuhnya kecil dibanding Jay.

"Loh dapet yang manis-manis darimana nih bro?"ujar Satria sambil natap orang yang dibawa Jay.

Satria bersalaman kayak ala-ala anak gaul gitu sama Jay,disusul juga sama Heesa setelahnya.

Jay tersenyum pongah dan merangkul orang yang berdiri disampingnya dengan posesif.

"Kenalin ini jazelo Gabriel,pacar gua"ujarnya

"Anjir udah ganti lagi cok?"Tanya satria dengan ekspresi kaget diwajahnya.

"Kayak gatau si jamet aja Lu"Heesa menyahut dengan malas.

BUCIN•||•HEEJAKE LOKALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang