Part 50

137 15 15
                                        

Rumah Haikal

Kini semua orang berkumpul di rumah Haikal. Masih berusaha mencari keberadaan Reyna, Kirana, Juna, dan Hariz.

"Mau nyari gimana lagi?" tanya Dafa frustasi.

Tiba-tiba saja terdengar suara ketokan pintu. Darren berjalan ke arah pintu dan membukanya. Sesosok pria sedikit berantakan tengah berdiri di ambang pintu.

"Siapa?" tanya Darren yang tak mengenali pria itu.

"Boleh gue masuk?" tanya pria itu

"Tapi lo siapa? Nyari siapa?" tanya Darren lagi

"Gue mau ketemu lo sama Haikal" ucap pria itu lagi

Akhirnya Darren memperbolehkan pria itu memasuki rumahnya. Semua sorot mata langsung tertuju pada pria itu.

"Lo? Kenapa lo ada di sini?" tanya Chandra tatkala matanya menangkap sosok pria itu.

Sementara di sisi lain Arseno sudah menatap pria tadi dengan tatapan tak suka.

"Theo?" tanya Kevian yang baru saja dari kamar mandi

Haikal yang baru saja dari kamarnya pun terkejut melihat presensi Theo di rumahnya. Ingatannya kala ia itu kembali terputar di memorinya, ia mengenali sosok Theo.

"Ngapain lo di sini?" ujar Haikal sembari menuruni anak tangga

"Pergi lo dari sini" ucap Haikal lagi

"Lo kenal dia kal?" tanya Darren

"Iya gue kenal, dia yang pernah nonjok Reyna bang. Gue masih inget" jawab Haikal

Darren yang mendengar itu seketika tersulut emosi. Ia lantas menggenggam kerah baju Theo memojokannya di tembok, hendak menghantamnya. Namun, kepalannya di cekal oleh Kevian.

"Lepasin gue bang!" ucap Darren

"Kita bahas ini tanpa kekerasan ya" ujar Kevian lembut

Kevian berusaha melepaskan cekalan Darren pada Theo. Akhirnya cekalan itu lepas, Kevian lalu menarik Theo untuk sedikit menjauh dari Darren.

"Apa tujuan lo ke sini?" tanya Arseno yang sedari tadi hanya diam

"Gue tau kehadiran gue di sini pasti ngga diharapin tapi gue tau siapa yang udah culik Reyna" ucap Theo

"SIAPA??" tanya Haikal

"Siapa? Buruan jawab jangan diam aja" kesal Chandra karena Theo tidak kunjung memberikan jawaban

"Jeffran" ucap Theo singkat

"Jeffran?" Ucap Seta mengulang ucapan Theo

"Jangan asal ya lo" ucap Chandra

"Gue beneran" ujar Theo

"Lo kan yang sebenernya udah culik Reyna" ucap Arseno sinis

"Bukan gue" jawab Theo

"Terus siapa kalau bukan lo?" tanya Chandra

"Jeffran, dia pelakunya" ucap Theo lagi

"Lo kalau benci dia itu urusan lo, ngga usah bawa kita-kita" ujar Arseno

"CUKUP!!" ucap Kevian menghentikan perdebatan adik-adiknya

Semua lantas diam mendengar ucapan keras Kevian.

"Sekarang lo jelasin maksud kedatangan lo ke sini" pinta Kevian pada Theo

"Sesuai sama omongan gue tadi, Jeffran yang udah culik Reyna dan lainnya" jawab Theo

"Kenapa lo bisa tau Reyna di culik sedangkan lo dari kemarin di Bali?" tanya Arseno curiga

"Gue denger kabar ini dari orang-orang gue" ucap Theo

Sadewa (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang