Sehun menghela napas panjang sambil memijat pelipisnya, wajahnya terlihat frustasi, sementara itu, seulgi yang duduk di samping taeyong yang sedang mengemudi diam diam memperhatikan sehun, tidak berani mengajak sang empu bicara.
Si pengkhianat yang berani menantang sehun memang sudah berhasil mereka tangkap, akan tetapi orang tersebut lebih dulu dibunuh oleh seseorang membuatnya lagi lagi kehilangan petunjuk akan rekan yang membantu choi siwon.
"Hei sepertinya bos kita sangat marah kali ini" bisik taeyong, diapun tidak berani bicara pada sehun, mengingat bagaimana mengerikan pria itu jika sedang marah.
seulgi hanya mendekus kecil, seandainya sehun butuh seorang untuk menghiburnya malam ini, seulgi siap melemparkan dirinya keatas kasur sehun.
✨✨✨
Suara riuh hujan menggema di telinga jisoo lantara isi kepala hampa dan kosong. Linang air mata sedari tadi terus jatuh di pipi. Tubuh yang hanya di selimut oleh kain selimut begitu lemas.
Penyesalan yang kini wanita itu rasakan.
Jisoo menggigit bibir, netranya memandang sosok taehyung masih tidur di sampingnya.
Entah siapa yang memulai lebih dulu, namun hasrat dan nafsu telah menguasai mereka berdua tadi membuat keduanya berakhir di sebuah hotel.
Wajah sang suami muncul begitu saja, tubuhnya bergetar , hatinya terasa begitu sakit karena telah mengkhianati pria yang dia cintai.
Taehyung yang masih tidur mulai terusik akan suara isak jisoo yang semakin jelas terdengar.
Kelopak mata yang telah terbuka memandang jisoo yang sedang menangis.
Taehyung jelas tahu apa yang jisoo tangiskan saat ini.
Tapi kenapa ada perasaan kecewa saat hatinya menyakini jika saat ini jisoo telah menyesali yang telah terjadi di antara mereka.
"apa yang kamu inginkan dari ku , taehyung?" Tanya jisoo saat taehyung yang telah bangun , menyekat air matanya "kamu telah melewati batas"
Taehyung tersinggung akan itu, bukankah mereka melakukan itu karena atas keinginan sendiri, jisoo yang telah datang padanya, memberi kesempatan untuk masuk ke dalam hidupnya.
"tolong ubah kata itu menjadi kita, bukankah kamu juga tidak menolak ku tadi" kata taehyung tak terima atas pertanyaan jisoo.
Jisoo mematung, hatinya membenarkan kata kata taehyung, jelas apa yang terjadi saat ini adalah keinginan mereka berdua, taehyung sama sekali tidak memaksa dirinya untuk melakukan itu, dirinya yang jelas datang sendiri kepada taehyung dan membiarkan pria itu masuk ke kehidupannya.
✨✨✨
"Aku sudah tiba dihotel" ujar sehun yang sedang berbicara dengan seseorang memalui telepon.
"kapan kamu pulang, aku sudah sangat merindukanmu" suara hyeji dari seberang sana.
Sehun terlihat mendesah kecil, Hari ini merupakan hari yang buruk untuknya
Anak buah yang telah mengkhiantinya telah akhirnya telah dia temukan, akan tetapi sebelum dirinya tiba ke tempat si pengkhianat itu , ada orang lain yang telah menghabisi si pengkhianat tersebut, membuat sehun merasa sangat kesal.
Sehun yakin , anak buah yang telah tewas itu memiliki rekan, orang itu pasti yang telah menghasut anak buahnya untuk berkhianat dan menghasut untuk membantu choi siwon mencuri ganja ganja miliknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNHOLY
FanfictionKim jisoo mengira dia telah menikah dengan seorang pria baik,tapi nyata jisoo tidak tahu kalau pria yang dia nikah menyembunyikan banyak rahasia darinya
