18

248 27 3
                                        

Rencana berhasil.

Taehyung membuang ponselnya ke meja setelah dia membaca pesan yang ada diponselnya.

Ia lalu duduk di atas sofa single, dengan wajah tertuju pada langit langit kamarnya.

"Hahaha"

Taehyung tiba tiba tertawa, cukup lama membuat ruangan tersebut hanya terisi suara tawanya.

"Sial" guman pria itu mengusap wajahnya dengan tangannya, tidak, taehyung tidak boleh merasa puas dulu.

"aku tahu , kamu ingin jika pria brengsek itu cepat mati, tapi bukankah itu terlalu baik untuk pria brengsek seperti mati seperti itu.." mata pria itu terpejam, dalam ingatanya hanya ada wajah sang adik "satu persatu rasa sakitmu akan aku balaskan, jadi maafkan oppa, untuk hari ini oppatidak dapat mengirim pria brengsek itu ke nereka" liriknya.

Taehyung bertekad akan membalas seribu kali lipat penderitaan yang yeri rasakan dulu.

✨✨✨

Jisoo berlari tergesa gesa memasuki rumah sakit.

Wajah wanita itu begitu pucat semenjak mendapatkan sebuah panggilan bahwa suaminya sedang berada dirumah sakit karena kecelakaan.

"Dimana suamiku?" Tanya jisoo yang akhirnya bertemu dengan salah satu anak buah dari sehun.

Seulgi yang kebetulan baru selesai menyelesaikan urusan administrasi untuk pengobatan bosnya, terheran mendapati jisoo berada di rumah sakit.

Darimana wanita jalang ini tahu jika sehun sedang berada disini? Siapa yang memberitahu wanita ini sih!!

"DIMANA SUAMIKU !! KENAPA KAMU DIAM SAJA!!"

Jisoo yang benar benar panik tidak dapat berpikir jernih, sehingga dia berani membentak seulgi.

Tentu saja, seulgi yang dibentak di depan umum, tentu sangat marah, bahkan sekarang ingin sekali wanita itu merobek robek mulut yang telah membentaknya itu.

Namun sayang dia harus menahan dirinya, seulgi tidak dapat bertindak sembrono disaat seperti ini.

"tuan masih berada di ruang operasi, dokter s-"

Belum sempat seulgi selesai bicara, jisoo yang telah mengetahui keberadaan sehun, lekas menuju ketempat pria itu berada.

"Dasar wanita jalang!liat saja akan ku patahkan lehernya suata saat nanti" kata seulgi hanya dapat merasa kesal

✨✨✨

Hyeji menatap muak pria tua yang kini sedang terbaring di atas tempat tidur mewah yang berada di dalam kamar , masion mewah.

Yakin jika umur pria tua itu akan berakhir beberapa saat lalu, namun seperti keajaiban pria tua yang dinyatakan sekarat beberapa hari lalu, dapat melewati masa krisis.

Ya, walaupun keadaan pria tua itu tidak lebih baik dari sebelumnya.

Akan tetapi, hal itu tetap membuat hyeji kesal.

Padahal selangkah lagi dia dapat menguasai segala harta yang dimiliki si pria tua itu.

Sial, bahkan dia sudah memiliki banyak rencana setelah dia berhasil memiliki harta dari keluarga kim ini.

Salah satu hyeji akan menyuruh sehun untuk mencarikan istri tidak bergunanya itu dan menikah dengannya.

Hanya memikirkan sehun membuat hyeji cukup bergairah, dia merindukan kekasihnya itu.

UNHOLYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang