23

1.5K 81 2
                                        

---------
----------

Lisa pov

Aku merasakan beban berat di atasku yang membuatku membuka mataku. Aku baru saja bangun dan ketika aku membuka mataku, aku melihat bayi besarku berbaring dengan nyaman di atasku. Lengannya melingkari leherku dan kepalanya bersembunyi di leherku.

Itu adalah pagi yang indah yang membuatku tersenyum, tetapi tidak sampai aku menyadari kami sedang tidur di sini, di sofa ruang tamu.

Aku melihat sekeliling dan melihat teman-teman kami sedang berbaring di lantai sementara kekasih mereka juga berbaring di atas mereka, sama seperti aku dan Jennie.

Aku ingat kita minum-minum tadi malam. Semua orang mabuk kecuali aku karena Jennie tidak suka bau alkohol. Anak-anak juga mabuk, beberapa dari mereka tidur di meja dapur. Semuanya benar-benar berantakan, sekarang kita harus membersihkannya.

"Nini? Hei sayang, bangun sekarang," kataku sambil mencium pelipis dan pipinya. Dia bergerak sedikit dan mengerang, tetapi dia masih belum bangun.

"Hai, bangun, Sayang." Aku membelai rambutnya, tetapi dia tidak mau bangun. Aku mendesah, mengeluarkan ponselku, dan melihat jam. Saat itu pukul 6:30 pagi, 23 Februari 2020.

Aku tidak menyadari bahwa aku menatap ponselku terlalu lama sampai akhirnya aku menyadarinya. Aku baru menyadarinya, sekarang tanggal 23 Februari dan ini adalah Monthsarry kami. Aku dan Jennie merayakan monthsarry kami setiap tanggal 23 setiap bulan. Untung saja dia tidak bangun, mungkin aku lebih suka merayakan monthsarry kami. Kami juga menyebutnya Hari JenLisa.

Selamat Hari JenLisa untuk semuanya! Sekarang aku harus bangun dan menyiapkan segalanya untuk Nini-ku. Aku perlahan mengangkat Jennie menjauh dari sofa dengan hati-hati agar dia tidak terbangun. Ketika akhirnya aku melakukannya, aku naik ke atas untuk mandi sebentar.

Setelah 15 menit, aku keluar dan mendengar ponselku berdering. Seseorang menelepon, aku bertanya-tanya siapa itu. Aku mengambil ponselku dari meja nakas dan melihat ID penelepon. Itu adalah saudara laki-lakiku.

‎"Ya? Hallo? Kenapa kau menelepon?"ucapku

"Apakah aku mengganggumu, Lis?" ucap saudara laki-laki ku di seberang sana

"Oh tidak. Tidak apa-apa. Aku baru saja bangun beberapa saat yang lalu dan baru saja keluar dari kamar mandi. Jadi, ada apa?"

"Aku menelepon karena aku hanya ingin menanyakan keadaanmu. Bagaimana kabar semuanya? Jennie? Bagaimana kabarnya?"

"Jennie baik-baik saja, dia masih tidur. Yang lain masih tidur karena semalam mabuk"

"Oh begitu? Pastikan untuk membersihkan kekacauan ini ya? Istriku bilang untuk mengingatkanmu dan Jennie."

"Ya tentu saja tidak masalah oppa"

"Dan Jennie jaga dia ya? Kau tidak ingin kakanya membunuhmu jika terjadi sesuatu, kan? Istriku menakutkan saat dia marah."

"Benarkah? Dia pasti lebih sering memarahimu daripada putrimu. Hahaha"

"Aishh diamlah, Lisa. Baiklah, aku pergi dulu, oke? Kita masih punya banyak hal yang harus dilakukan. Mina akan berada di sini sendirian dengan para maid, kalian bisa ikut jika kalian mau."

"Ya tentu saja, sebenarnya ini adalah Monthsarry aku dan Jennie"

"Benarkah?! Aku tidak tahu itu. Baiklah, Selamat Hari JenLisa untuk kalian berdua. Kalian bisa mampir sebelum kencan kalian"

"Kami akan melakukannya, oppa. Aku yakin Jennie ingin melihat Mina."

"Baguslah kalau begitu, tapi teman Mina akan datang. Dia bilang mereka ingin jalan-jalan karena mereka tidak bertemu."

My Childish Girlfriend (NINI) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang