Hiraeth ; Mengembalikan Yang Hilang

229 41 11
                                        

Happy Reading^^

Happy Reading^^

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°

°

°

°

°

°

─┉┈◈◉◈┈┉

Jatuh kedalam dua kondisi, terperosok sekali dengan sakit yang menjadi atau terperosok dan terseok selamanya sampai nanti

─┉┈◈◉◈┈┉




Hari itu, ruang tengah dihias dengan dekorasi ulang tahun sederhana. Balon warna-warni tergantung, dan kue dengan lilin angka 13 ada di tengah meja. Zayyan—yang tengah berulang tahun hari ini, berdiri menatap ibunya dengan wajah penuh harap. Di sudut ruangan, Leo adiknya sedang bermain, sementara suara burung di luar terdengar samar.

" Bu... "

" Iya, kak ? "

Zayyan berjalan perlahan ke hadapan sang ibu yang tengah sibuk berkemas. Kedua tangannya memilin ujung baju barunya terlihat ragu-ragu.

" Kenapa, kak ? " Sang ibu bertanya lembut ketika melihat gelagat anaknya yang tak biasa.

" Ibu, boleh engga aku ajak Sing ikut kita ke taman hiburan ? Hari ini dia juga ulang tahun, Bu. Tapi...dia sendirian"

Sing—bocah kecil seumuran adiknya itu merupakan anak yang tinggal di seberang rumah. Zayyan dan Leo kerap mengajaknya bermain bersama. Menurut Zayyan, Sing itu anak yang sangat baik . Tapi sayang, di usianya yang saat itu masih sangat dini, Sing ditinggalkan begitu saja oleh ibu kandungnya. Tanpa kerabat dan tanpa daya.

Ibunya tersenyum teduh, mendekati Zayyan dan sedikit membungkukkan tubuhnya agar sejajar dengan sang anak

" Zayyan, ibu bangga banget sama kamu. "

Sang ibu mengangguk, mengusak pelan rambut Zayyan masih dengan senyum lembutnya yang terpatri.

" Terus temenin dia ya. Anggap Sing sama kayak Leo, adik kamu juga "

Zayyan, matanya berbinar. Mengangguk semangat, kemudian berlari keluar rumah. Berlari dengan semangat menuju rumah diseberang rumahnya. Tak lama, Zayyan kembali. Menggandeng tangan seorang anak laki-laki kehadapan sang ibu.

" Tante, terimakasih banyak ya sudah mau ajak Sing. Maaf selalu buat tante repot "

Anak itu—Sing membungkukan badan sebagai tanda terima kasih.

𝐙𝐀𝐋𝐄𝐒𝐈𝐍𝐆 ; 𝐇𝐈𝐑𝐀𝐄𝐓𝐇Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang