ECLIPSE

134 19 4
                                        







Sore itu, Beomgyu tiba di markas kecil mereka dengan wajah serius. Langkahnya cepat dan tegas, seolah-olah dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan. Begitu memasuki ruangan, ia melihat Yeonjun, Soobin, Taehyun, dan Hueningkai sudah menunggunya, masing-masing dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Kakak yang nyuruh kak Yeonjun buat ngumpulin kita semua? Bukannya kasus Ryujin udah selesai?" tanya Taehyun, yang duduk santai di salah satu sofa.

Soobin, yang sedang meminum kopi, menimpali, "Iya, bukannya Sakura juga udah divonis? Kenapa lu masih kelihatan kayak ada yang ngeganjel?"

Hueningkai mengangguk sambil menatap Beomgyu. "Apa ada hal lain yang kita nggak tahu?"

Beomgyu menarik napas panjang sebelum menjawab. "Gua tahu kasus ini udah selesai di mata hukum. Tapi hati gua nggak tenang. Ada sesuatu yang nggak beres. Sakura nggak pernah nyebutin alasan sebenarnya kenapa dia mendorong Ryujin. Dan ada satu hal yang gua rasa penting tapi nggak dijelasin di sidang..."

Semua mata tertuju pada Beomgyu.

"Apa itu?" tanya Taehyun.

Beomgyu melirik mereka satu per satu, lalu berkata, "Sakura nyebut satu nama waktu gua bicara sama dia. Nama itu nggak pernah diangkat atau bahkan disebutkan di persidangan bahkan dalam setiap introgasinya. Tapi dia tiba-tiba menyebutkan suatu nama yang bahkan belum pernah aku dengar, Eclipse."

Ruangan itu mendadak hening.

"Eclipse?" ulang Soobin, mencoba mencerna informasi itu. "Maksud lu apa? Itu nama apa?"

"Itulah alasan kenapa gua minta tolong buat Kak Yeonjun ngumpulin kita, karena gua mau kita cari tahu." kata Beomgyu tegas. "Gue nggak tahu siapa atau apa itu Eclipse, tapi gue yakin itu penting. Kalau Sakura sampai nyebut nama itu, pasti ada hubungannya dengan semua kejadian ini, termasuk Ryujin dan Asahi."

Yeonjun menyandarkan punggungnya di sofa. "Oke, jadi apa langkah kita selanjutnya?"

Beomgyu menoleh ke arah Taehyun. "Taehyun, gue butuh lu untuk cari tahu semua hal tentang 'Eclipse.' Apa itu, siapa yang terlibat, dan apa hubungannya sama Sakura."

Taehyun mengangguk mantap. "Oke, gue bakal mulai sekarang." Dia segera membuka laptopnya dan mulai mengetik cepat.


Beberapa jam berlalu. Taehyun sibuk dengan laptopnya, sementara yang lain menunggu dengan penuh antisipasi. Beberapa kali, ia mengernyit, mengetik lebih cepat, lalu berhenti untuk membaca sesuatu dengan cermat.

"Ada apa, Hyun?" tanya Hueningkai, yang tidak sabar melihat reaksi temannya.

Taehyun mendongak, wajahnya serius. "Gua nemu sesuatu. Eclipse bukan nama orang. Itu nama organisasi gelap."

"Organisasi gelap?" ulang Soobin, kaget.

Taehyun mengangguk. "Iya. Dari data yang gue kumpulin, Eclipse adalah jaringan organisasi rahasia yang beroperasi di bawah radar. Mereka terdiri dari orang-orang campuran Korea dan Jepang. Fokus mereka nggak jelas, tapi ada beberapa laporan tentang perdagangan ilegal, manipulasi politik, bahkan pembunuhan terencana."

Yeonjun menghela napas panjang. "Ini mulai terdengar buruk."

"Gua juga nemu laporan dari beberapa tahun lalu." lanjut Taehyun. "Eclipse pernah terlibat dalam insiden besar di Korea Selatan. Salah satu targetnya adalah pejabat militer tinggi yang akhirnya lolos dari percobaan pembunuhan... tapi ada korban jiwa lain yang nggak terkait langsung."

AGEN5 ; {D124M4}| TXTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang