20.

1.1K 84 15
                                        

Happy Reading! ✨✨



Setelah menerima kabar tak terduga dari Istana, Ye Dingzhi merasa cemas akan keadaan permaisurinya. Ia segera menceritakan kejadian itu kepada Baili Chengfeng. Mendengar berita tersebut, Baili Chengfeng sangat marah. Jika saja ia tidak berada di garis depan, maka ia pasti sudah ikut menyelidiki dalang di balik kejadian itu.

Ye Dingzhi mengungkapkan bahwa ia mencurigai Putri Pertama dari BeiQue yang sedang berada di Istana. Namun, Yue Yao telah dijadikan tahanan rumah dan dikelilingi oleh penjaga. Hal ini membuatnya sulit untuk bergerak, kecuali ada orang lain yang membantunya atau ada mata-mata BeiQue di Istana.

Keesokan harinya, Baili Dongjun telah tersadar dari pingsannya. Meskipun ia masih berbaring di tempat tidur, keadaannya telah membaik. Saat ini, ia berdiskusi dengan Xiao Hei dan Sikong Changfeng tentang teh beracun yang ia minum sehari sebelumnya.

Sikong Changfeng melaporkan, "Yang Mulia Kaisar mencurigai Putri BeiQue sebagai dalang di balik kejadian ini, namun kami belum menemukan bukti yang mendukung kecurigaan ini."

Semalam, Ye Dingzhi meminta Sikong Changfeng untuk menyelidiki Yue Yao lebih ketat melalui burung penyampai pesan lain yang ia kirimkan. Sikong Changfeng bekerja sepanjang malam, menginterogasi Yue Yao dengan berbagai pertanyaan, namun Yue Yao tidak menunjukkan celah apa pun.

Baili Dongjun mengangguk mendengar laporan tersebut. Ia bisa memahami mengapa Ye Dingzhi sangat mencurigai Yue Yao. Bahkan Baili Dongjun sendiri mulai merasa curiga. Yue Yao tiba-tiba datang ke BeiLi, dan setelah Ye Dingzhi maju ke garis depan, insiden ini terjadi di Istana. Baili Dongjun juga merasa bersyukur karena tidak ikut ke garis depan. Jika tidak, mungkin Ye Yi yang akan menjadi korban.

"Jangan lewatkan petunjuk sekecil apapun," Baili Dongjun memerintahkan. "Terus awasi Yue Yao."

Raut wajah Baili Dongjun tampak sangat serius saat mengucapkan kalimat itu. Bahkan Sikong Changfeng dan Xiao Hei sedikit terkejut. Mereka mungkin berpikir bahwa karena hubungan masa lalu Baili Dongjun dan Yue Yao, ia akan sedikit lunak terhadapnya.

"Masa lalu bukanlah alasan untuk tidak mencurigainya," Baili Dongjun menegaskan sambil menyeringai. "Aku tidak akan mentoleransi siapapun yang mencoba menyakiti keluargaku."

Sikong Changfeng dan Xiao Hei mengangguk dengan cepat.

Xiao Hei melanjutkan, "Ada satu pelayan yang menghilang dan belum ditemukan. Seorang pelayan mengatakan bahwa pelayan yang hilang itu sempat terlihat keluar-masuk istana Selir Qie dalam beberapa hari terakhir."

Alis Baili Dongjun mengerenyit. "Temukan segera..."

Belum sempat ia melanjutkan kalimatnya, seorang prajurit datang melaporkan sesuatu dengan terburu-buru.

"Salam Yang Mulia Permaisuri, Menteri Mo, dan Menteri Sikong. Hamba datang melapor."

Baili Dongjun mengangguk.

"Pelayan yang menghilang itu ditemukan tewas di jalur belakang paviliun pelayan. Penyebab kematian sedang diselidiki," prajurit itu melaporkan.

Beberapa jam kemudian, Xiao Hei kembali melapor pada Baili Dongjun setelah ia mengawasi penyelidikan tim forensik. Ia menjelaskan secara detail tentang penyelidikan itu.

"Yang Mulia, tim forensik telah menemukan bukti yang sangat kuat," kata Xiao Hei. "Ada kantung uang yang ditemukan di tubuh mayat pelayan tersebut. Kantung uang itu berisi permata, diduga sebagai bayaran atas pekerjaannya. Salah satu tim tak sengaja menyentuh kantung itu, dan tak lama kemudian terjadi reaksi keracunan ringan padanya. Setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata, kantung uang itu telah direndam dalam racun keras yang bisa berefek hanya dengan sentuhan dan hirupan."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 31, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Miracle Of You (YeBai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang