Happy reading
.
.
.
"Apa? Atau mau abang mandiin biar mau bangun hmm. Ini udah siang princess tidurnya di udahin dulu ya. Temanin abang main yok mumpung minggu" oceh Arya mengapit hidung mungil adiknya itu dengan lembut, berniat mengganggu si putri tidur
"Gk, males"angkat mora lalu berbalik memunggungi sangat abang agar tak mengganggu tidurnya
" astaga putri tidur ini-" sebelum perkataan Arya selesai di ucapkan, sebuah teriakan cempreng datang dari arah pintu dengan bar bar nya
"AMORA MY HONEY BADGER SWEETIE!! I'm here. Bestoymu yang cantik dan seksoy ini datang kawan!! " teriakan cempreng yang datang dari mulut diva begitu menggelegar hingga langsung memenuhi kamar itu sangking kerasnya
"Brisik!!!" Keluh mora dengan nada dingin, ia lantas menatap tajam si pelaku
"Astoge noge tralole - like, mora my bestie!!!! Lo baru bangun tidur?! Udah jam berapa ini????" Ucap Diva terkejut yang masih dengan suara cempreng yang membuat orang orang yang ada di sana menutup telinga sangking sakitnya.
"Eh ada babang Arya. Halo babang apa kabar" ucap diva sambil tersenyum centil
"Ck, lo berisik banget sih div. Ini kamar bego bukan hutan, jadi gak usah teriak teriak napa. Lagian suara lo itu cempreng banget loh" ucap Agnes tajam, gadis itu datang menyusul dari balik pintu
"Apaan sih nes? Lo sirik ae ya sama gue yang cantik, seksoy dan punya suara merdu ini. Ia kan? Ayo Ngaku " ucap diva narsis
"Idih amit amit jabang bayi" sinis Agnes
"Adek, kita jalan jalan yok. Temenin abang, hari ini ada acara cosplayer loh. Kebetulan sahabat sahabat kamu dah datang, pasti seru" rayu Arya sekali lagi menghiraukan pertengkaran para sahabat adik nya itu. Ia bahkan menyinggung tentang kegemaran sangat adik supaya gadis itu mau terbujuk oleh rayuannya
Mendengar kata cosplayer, mata mora langsung menjadi segar dan bersinar. Seolah energinya telah kembali terisi penuh
"Ayo, mora siap siap dulu" ucap mora langsung beranjak dari tidurnya dan berlari menuju kamar mandi secepat kilat.
"Ck, ck, ck. Soal animee aja baru cepat tu anak" decak diva geleng geleng kepala
Agnes dan Arya hanya tersenyum geli melihat tingkah laku mora
"Yaudah, abang keluar dulu ya. Abang bakal tunggu kalian di bawah" ucap Arya pamit pergi dari sana
"Otey babang ganteng" ucap diva centil mengedipkan sebelah matanya bata arya
Ctak.....
"Awssss" rintis diva saat kening cantik nya di sentil oleh Agnes
"Dasar centil semua aja lo rayu"ucap Agnes tak habis fikir dengan tabiat sahabatnya satu ini
" apa sih, dari tadi lo sirik aja deh sama gue"ucap diva tak Terima
"idih najis"
"Ap-"perkataan diva langsung di potong oleh mora
" udah berantemnya? Kalo belum gue tinggal" ucap mora langsung berjalan keluar dari kamarnya meninggalkan dua sahabatnya itu
"Ya!!!! Mora, kok kita di tinggal sih?? Tungguin gueee!" Seru diva langsung mengejar langkah mora
Tak
Tak
Tak
Suara langkah kaki menggema di tangga. Arya menoleh ke arah suara itu lalu tersenyum kala melihat siapa pemilik dari langkah kaki itu
Pemilik langkah kaki itu yang tidak lain adalah mora, gadis yang saat ini tengah memakai kaos over size berwarna putih yang di padukan dengan celana jins pendek 10 senti di atas lutut, juga dengan rambut kuncir kuda dan dua jepit rambut lucu berwarna ping yang bertengger di sisi kanan poni mora. Semakin membuat penampilan mora semakin imut yang sangat kontras dengan raut wajahnya yang terlihat datar dan malas
"Udah siap, ayo berangkat sekarang abang. Nanti kita telat" buru mora dengan semangat tersembunyi dari wajah nya
"Iya iya, gak sabaran banget sih adek abang ini" ucap Arya mengusak gemas surai sangat adik
KAMU SEDANG MEMBACA
AMORA (On Going)
Roman pour AdolescentsAMORA OCTAVIER gadis cantik yg memiliki sifat pemalas akut, mageran dan tukang tidur. putri semata wayang dari mama ayu dan papa arga juga adik kesayangan abang arya.dari kecil amora memiliki sifat yg sangat pemalas dan malas bergerak jadi ia selalu...
