Sebelumnya
"berarti itu salah daddy karena tidak jujur sama papah" ucap krist
'kenapa cowo selalu salah ya... kalo gini bisa bahaya' batin daddy
"iyaa daddy salah maafin daddy yaa sayang... krist maafin daddy na..."
krist dan papah nya tersenyum jail, sebenernya mereka hanya bercanda dan tentang daddy nya yg selingkuh itu sebenarnya hanya salah paham. mana mungkin daddy nya selingkuh jika dia sampai berani papah pasti akan langsung melempar selingkuhannya ke singa peliharaan dan daddy, sedangkan daddy nya kalian pasti sudah bisa bayangkan apa yang terjadi jika dia berani selingkuh bukan?
________________________________________________________________________________
tok tok tok
"iyaa sebentar" teriak orang yang ada di dalam apartemen
cklek
orang yang membuka pintu menatap orang yang di depannya bingung "siapa?"
"hm... aku krist, aku-" ucapa krist terpotong
"OHW.... KRIST akhirnya datang juga" teriak davikah
"maaf lama phi, tadi ada orang tua aku datang ke apartemen"
"tidak apa-apa, phi senang, kamu datang" davikah menarik krist masuk dengan menggandeng tangannya
"PHI... kenapa nong nya di tinggal sih!" ucap laki-laki berwajah imut menutup pintu apartemen dengan kesal
"phi... sepertinya nong phi marah" ucap krist
"hahaha tidak usah dipikirkan dia memang seperti itu"
davikah membawa krist duduk di meja makan
"Phi... jahat" ucap laki-laki imut itu marah dengan memanyunkan bibirnya
"hihihi maaf na... phi terlalu senang" davikah mengacak rambut nongnya
"oh... iya kenalkan dulu, krist ini nong ku namanya gulf dan gulf kenalkan ini krist. dia yang membantu phi tadi"
"oh... iyaa makasih na phi, sudah membantu phiku. pasti phiku sangat menyusahkan" ucap gulf
"sama-sama phi eh tunggu, sepertinya kita seumuran"
"oh yaa? wah... kita bisa berbicara santai kan?"
"tentu saja" ucap krist tersenyum manis dan dibalas senyum manis juga oleh gulf
"owh.... manisnya! kedua nong phi ini, jadi pingin phi cium deh"
"TIDAK MAU" ucap krist dan gulf berbarengan
"wah kalian tidak sayang phi ternyata"
Karena keasikan mengobrol mereka tidak sadar sampai akhirnya hari semakin malam
"Woy.... sing tuh muka dari kemarin cemberut mulu, lagi dateng bulan lu?" ledek off
"diem lu off" ucap dingin singto
"tuh kan dateng bulan, hati-hati tay nanti lu di gigit duduk samping dia"
"elu yang gua makan hidup-hidup off!!!" marah singto
"udah-udah, lu berdua ya... kalo ketemu ribut mulu, udh kayak babi sama anjing" ucap tay
"EH... mana ada babi sama anjing, yang ada tom and jerry" bingung off
"ya suka-suka gua, kalo gua maunya babi sama anjing mau apa lu?!"
"Lu ya tay-!" ucapan off terpotong
"udah-udah, kan gua yang lagi prustasi kenapa lu berdua malah bikin gua makin prustasi sih! bukannya lu berdua hibur gua gitu"
"gua harus hibur lu pake apa? balon, permen, boneka, atau badut ulang tahun?" ucap off
"gimana kalo pake badut mixue? kayaknya lucu tuh gemoy..." ucap tay membuat off tertawa
"setuju gua!"
"AKH!!!" teriak off dan tay
Singto sangat kesal dengan teman² nya mereka di undang untuk menghibur dirinya malah bikin dia nambah stress
"wah... kurang ajar lu yaa sama yang lebih tua, kepala gua di pukul" ucap off
"iyaa lu sing, gimana kalo off jadi makin bodoh"
singto tertawa "bukannya off emang udh bodoh yaa"
"iyaa juga sih" Ucap tay tampa dosa
"wah lu berdua ngajakin ribut!!!" off berdiri dari bangku nya saat dia ingin memukul tay dan singto
"Eh... phi off ngapain?" ucap gun yang baru datang bersama new menghampiri mereka
"ehhh sayang hahaha, phi lagi olahraga"
"Ye.... dasar bucin sama pacar aja takut" ucap tay dan singto
"emang phi tay gak bucin juga sama new?"tanya gun
new menatap tay tajam "jawab phi!! Gak bucin juga?! Ohh atau jangan² phi udh gak sayang!!! Ohh gitu okay-"
"bucin dong sayang... mana mungkin aku gak bucin sama sayangnya aku..." manja tay memeluk new
"ihw...." ucap off, gun, singto
Keesokannya di kantin kampus
singto, tay dan off sedang memakan makanannya, sedangkan gun dan new belum datang
"dimana pacar lu tay?" tanya off
"ntah gua chet belum di balas"
"gimana sih, sebagai pacarnya masa gak tau"
"emang lu tau gun lagi dimana?" sinis tay
"enggak" santai off
"Pantes bodoh" ucap tay dan singto
"lu berdua ngomong apa?!"
"bod-"
"siang phi off, phi tay, phi singto" ucap gun dan new duduk di depan mereka
"siang nong..." ucap mereka
"Phi chat kamu, kok gak di balas?" tanya tay
"aku lagi di jalan phi, maaf na..."
"gak papa kok" tay mengacak rambut new
off dan tay sibuk bucin dengan pacar mereka masing-masing sedangkan singto dia hanya diam menatap mereka, dia seperti seekor lalat besar yang tidak terlihat
"siang semua...." ucap seseorang dengan senyum yang indah, senyuman yang sangat di rindukan oleh seseorang
"KRIST" kaget mereka semua
sebelum krist duduk, singto menarik tangan krist dan memeluknya sangat erat
"kamu kemana aja? phi kangen sama kamu? kamu tau gak phi nyariin kamu kemana-mana, kenapa telepon dan pesan phi gak di jawab? kalo phi ada salah, phi minta maaf tapi tolong jangan bikin phi khawatir kayak gini"
"phi... kita lagi di kampus, malu di liatin orang-orang"
"phi gak peduli" singto semakin mengeratkan pelukannya
off, tay, gun, new dan krist kaget saat melihat singto menangis
"yak!! singto lu nangis?! hahaha udah bangkotan masih aja nangis" ledek off
tay memukul kepala off
"sakit woy! nong gun... liat phi di pukul sama tay"
"seharusnya phi tay memukul phi lebih keras"
new dan tay tertawa sedangkan off hanya cemberut
"sudah phi... jangan nangis na..." krist menenangin singto dengan membisikan kata-kata yang membuat singto menjadi lebih baik
______________________________________
Awalnya karena lagi bulan puasa gak mau update tapi karena tulisannya udh aku simpan tinggal upload jadi aku up aja deh buat kalian yg udh nunggu 😁😁😁
KAMU SEDANG MEMBACA
Haruskah Aku Menyerah?
FanfictionRasa cinta yang begitu besar kepada Singto membuat Krist berusaha menutupi lukanya demi orang yang dia cintai, tapi bagaimana pun luka pasti akan tetap terasa perih dan menyakitkan Apakah Krist akan terus mempertahankan cintanya? Atau Singto yang p...
