20

104 7 0
                                        






JANGAN LUPA

LIKE
&
COMENT

YANG BANYAK COMENT NYA YAA DAN LIKENYA JUGA

BIAR AKU SEMANGAT UPDATE TERUS







Sebelumnya

"Kasian sabar ya gun... " Ledek new

"KALIAN BERTIGA"

"Hah saya juga pak? " Ucap Krist dan new

"Saya kan gak ikutan pak" Ucap Krist

"Kalian kan satu paket?! " Malas pak tha

______________________________________







"PHI OFF... " Senang gun merentangkan kedua tangannya

Tay dan off berjalan ke arah mereka bertiga

"Suara pacar lu udh kayak toa mushola" Ledek tay

"Ehh gitu² dia imut cuy"

"Imut karena pendek aja" Tawa tay

"Wahhh gua aduin lu yaa" Off pun langsung teriak

"NONG KAMU DI KATAIN PENDEK SAMA TAY"

"Ya! Off lu jangan macem², mau bikin gua masuk rumah sakit" Panik tay

"Itu sih derita lu" Ucap off acuh

"Bohong gun!!! Phi gak ngomong gitu! " Ucap tay ngumpet di belakang off

"PHI TAY!!! SINI" Gun menatap tajam

"Ehhh nong gun, tenang dulu na..." Ucap tay lembut

Off pun memeluk gun dan mencium pipinya

"Pintarnya pacarku gimana kuliahnya? "

Gun pun langsung cemberut

"Kenapa pacarku kok bete gitu? "

"Kita di omelin phi" Gun menggandeng tangan off

"Kok bisa? " Off mengelus rambut gun

"Dosen-"

"Ini gara² new dan gun, aku jadi kena hukum juga" Kesal Krist

"Kamu kena juga sayang? " Ucap tay, new mengangguk

Tuk

Tuk

"ADUH" tay memegang kepalanya yang terasa sangat sakit bayangkan saja dia di pukul menggunakan tas oleh gun

"Jangan kira aku gak bakal balas yaa" Marah gun

Off yg di sebelah gun tertawa

"Gun... Jangan gitu sama phi tay... " Ucap new membela tay lalu mengelus kepalanya lembut dan tidak lupa di cium agar tay tidak merasa sakit lagi

"Sakit sayang... " Manja tay

"Ya ampun sayang... Sini² aku cium lagi-"

"YAK!! JANGAN BUCIN DEPAN MUKA GUA" Murka Krist

Karena malas melihat keuhuan 2 pasangan itu Krist pun pergi duluan

"Krist tunggu!!! " Ucap new

"Ayoo phi kita ikutin Krist" Lanjutnya

Haruskah Aku Menyerah?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang