18

114 7 1
                                        




Happy Reading





Jangan lupa





Like
&
Coment








Sebelumnya

"LALU KENAPA PHI SELINGKUH!!! PHI TAU?! PHI TELAH MENGHANCURKAN HATIKU DAN PEREMPUAN INI!!! HANYA KARENA KEEGOISAN PHI, PHI MENYAKITI DUA ORANG" Krist begitu marah, tangannya bergetar, air mata terus turun dari mata indahnya kini matanya sudah mulai membengkak karena dia terus menangis

"Phi minta maaf-"

"Ini semua karena tantangan itu Krist" Ucap namtan tiba²

______________________________________


"Tantangan saat pertemuan reuni itu, semua mulai dari sana, jujur aku tau kita berdua salah, awalnya aku tidak tau bahwa Singto sudah memiliki seseorang. Karena tantangan itu, kita awalnya terpaksa tapi-"

Krist menatap bingung, tantangan apa yang dia maksud, reuni yang mana, Singto tidak pernah berkata akan pergi ke reuni. Begitu banyak hal yang ternyata di sembunyikan Singto dari dia, banyak pertanyaan yang ada di otaknya saat ini, dia ingin membicarakan semuanya tapi dia juga takut untuk mengetahui semuanya

"Tantangan? " Bingung Krist

'Aku ingin mendengar semua penjelasan kamu phi, aku ingin mendengar semuanya tapi aku juga takut, aku takut untuk mendengar nya. Bagaimana ketika nanti aku mendengar nya dan menyesal, aku takut ini membuat hatiku semakin sakit, jujur aku belum menyiapkan mental ku untuk semua ini. Aku tidak tau harus bagaimana' batin krist

"Iyaa Krist saat itu-"

"Lelucon apa yang sedang kalian mainkan!!! Tantangan apa yang menyuruh orang untuk selingkuh?! Tantangan seperti apa yang kalian maksud!!! " Kecewa kini Krist sangat kecewa

Krist fikir ini berawal dari hati Singto yang sudah bukan untuknya karena itu dia selingkuh, dia pikir Singto melakukan itu karena takut untuk menyakiti hatinya makanya dia bertahan dengan Krist

Tapi nyatanya, karena sebuah tantangan, rasanya dunia Krist benar² sudah hancur

Apakah rasa cintanya selama ini kurang besar sampai hanya karena sebuah tantangan singto menghancurkan perasaannya

"Krist dengarkan phi dulu na... "

"..."

"Krist jangan diam, tolong jawab phi"

Singto memaksa menggenggam tangan Krist dan menciumnya

"Krist dengarkan phi dulu na... "

Masih diam, kini Krist terdiam tanpa suara matanya menatap lurus kedepan

Dari tatapannya semua orang yang melihat pasti tau bahwa tatapannya kosong, Seperti tidak ada sebuah kehidupan dari mata indahnya

mata yang membengkak

air mata yang sudah mengering

Dan rambut yang sedikit berantakan

Membuat orang yang melihatnya pasti merasa kasihan

"Krist.... Jangan diam seperti ini, tolong jawab phi... Rasanya sakit saat Krist mendiamkan phi, tolong jawab phi... " Singto terus menggenggam erat tangan Krist

"Krist aku tau, kita berdua salah tapi-" Ucapan perempuan itu terpotong

"CUKUP!!!"

Bisa kalian tebak siapa yang berteriak, jika kalian kira yang berteriak adalah Krist kalian salah

Haruskah Aku Menyerah?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang