Sampai dirumah shani membuka pintu untuk Gracia, dia pun keluar dari mobil sambil tersenyum menatap shani.
"Makasih"
Shani mengangguk
"Sini Zee sama aku pasti kamu pegel" ucap shani ingin mengambil alih gendongannya.
"Gapapa gausah sayang, anaknya juga tidur ini yuk masuk" ucap Gracia melangkah masuk kerumah
Sampai dikamar, Gracia meletakan Zee dikasur dengan perlahan.
"Eunghh"
"Syuu syuu syuuu sayang Bobo lagii" ucap Gracia meng pok pok pantat Zee agar kembali terlelap.
Shani baru keluar kamar mandi berjalan mendekati Gracia.
"Sini gantian, kamu mandi dulu sana" ucap shani
Gracia mengangguk.
"Iya jangan di ganggu anaknya shani" ucap Gracia mendelik
Shani terkekeh
"Okey mommy" ucapnya
Gracia langsung masuk kamar mandi
20 menit berlalu Gracia baru keluar kamar mandi, dia melihat shani tertidur dengan memeluk zee, dia tersenyum lalu berjalan ke tempat make up.
"Mommy hiks..hiks "
Gracia menoleh saat mendengar suara lirih, dia melihat zee terbangun bergerak tak nyaman, Gracia pun berjalan mendekati kasur dan duduk disamping zee sambil mengusap kening anaknya.
"Syuut Bobo sayang udah malem loh" ucap Gracia mengusap pipi anaknya.
Gracia menatap shani
"Shani Shan bangun" ucap Gracia
Shani bergerak membuka matanya menatap Gracia dengan mata sipitnya.
"Kenapa sayang" tanya shani
"Zee Bobonya kayak ga nyaman gimana" tanya Gracia sedikit khawatir karna melihat Zee nangis dalam tidurnya.
Shani menatap Zee yang berlinang air mata, suara tangisnya sangat sedih seperti disakiti.
"Coba di gendong sayang, di ayun" ucap shani bangun
Gracia mengangkat Zee dengan perlahan sambil meng pok pok belakangnya di bantu shani.
"Ambilin gendongannya sayang" ucap Gracia
Shani mengambil gendongan di lemari dan membantu Gracia memakainya.
"Syuu Syuu bentar ya sayang mommy maaf ya ganggu yaah" ucap Gracia berbisik sambil mencium pipi Zee
"Udah kan" tanya Gracia
Shani mengangguk
Gracia pun mulai mengayunkan Zee di gendongannya.
"Kenapa nak, kenapa kamu nangis sih udah malem sayang " ucap Gracia mengusap air mata Zee yang keluar.
"Humm hiks hiks..Humm"
"Sayangg Bobo yah jangan takut disini ada mommy ayo Bobo yang enak" ucap Gracia mengusap pundak Zee
Zee yg bersandar di dada Gracia sudah mulai nyaman, tangisnya mulai mereda walau masih ada sesegukan.
"Bobo nak" ucap Gracia berjalan kesana kemari menenangkan Zee
"Sayangg sini gantian" ucap shani
Gracia menatap shani dan menggeleng.
"Gapapa kamu Bobo aja, aku ga bisa tenang kalo Zee kayak gini " ucap Gracia sedih
Shani berdiri mendekati Gracia dan mengusap pundaknya
"Zee baik aja sayang..percaya sama aku dia mungkin lagi mimpi buruk" ucap Dhani
Gracia diam dan mengangguk lemah.
