Chapter 20

42 2 0
                                        

"Aku tak menyangka tuan jauh² kemari" ucap pria penyelenggara pelalangan

"Aku hanya ingin menanyakam sesuatu padamu" ucap Ten

"Kamu tidak perlu khawatir, ini juga tidak gratis"ucap Ten

Ten mengkode xiojun untuk menaruh koper yang di bawa xiojun ke atas meja

"Apa ini tuan" tanya pria itu pura² tak paham

Xiojun membuka tas koper yang berisi tumpukan uang

"Uang itu akan jadi milikmu, jika kamu memberiku informasi yang akan aku tanyakan..pastikan kamu menjawab dengan jujur" ucap Ten

"Apa yang bisa aku bantu tuan" ucap pria itu dengan semangat

"Apa ada laki² bernama Park Chanyeol datang kemari?" Tanya Ten

"Hmm begini tuan, tamu yang datang keacara ini, mereka tidak memberikan nama asli mereka, hanya nama samaran. Dan hanya tamu² tertentu yang bisa datang ke acara pelalangan ini" ucap pria itu

Ten menarik seblah alisnya dengan wajah tanda tanya, pria itu terlihat panik saat xiojun ingin membawa tas koper itu lagi

"Aku ingat jika beberapa hari lalu, ada pelanggan baru dia seorang laki², dia tak bebricara apapun laki² itu terlihat aneh, namun dia tak datang sedirian" ucap pria itu

"Siapa yang bersama nya?" Tanya ten yang menduga jika pelanggan

"Dia pelanggan lama disini, dan itu pertama kalinya dia datang berdua karena biasnaya dia selalu datang sendiri, aku tidak tahu nama asli laki² ini, tapi kami memanggilnya tuan kricika, malam itu dia mendapatkan satu orang budak" ucap pria itu

"Budak?" Tanya Ten mengulangi lagi

"Ehem, dia sejak awal mengincar budak itu. Budak itu berjenis kelamin laki², tak bernama, kami menemukannya saat usia dia masih 10 tahun, dia sudah bersama kami kurang lebih 17 tahun" ucap pria itu

Ten memutar matanya dengan bosan mendnegar cerita panjang lebar dari pria di depan nya ini

"Kamu banyak sekali bicara" ucap Ten memadik nafas panjang, pria itu mulai diam

"Apa pria aneh itu memiliki wajah seperti ini?" Tanya Ten menunjukkan lembar foto Chanyeol

Ptia itu mengerutkan kening mencoba mengingat dengan keras

"Astaga, laki² yang bersma dengan tuan kricika itu wajahnya persis seperti di foto" jawab pria itu

"Kamu yakin?" Tanya Xiojun

"Aku benar² yakin" jawab Pria itu

"Bukan kah bisanya para pelanggan mengunkan topeng, bagimana kamu tahu wajahnya" tanya Xiojun dengan tatapan curiganya

"Kami memiliki kebijakan berbeda, saat di dalam ruangan, pelanggan bebas melepas topengnya, terkecuali pelanggan vip yang memliki tempat khusus dengan mereka selalu harus menggunakan topeng" jelas pria itu

"Maksudmu, pria yang bersama dengan Chenyol mereka bukan pelanggan vip?" Tanya Ten, lalu pria itu menganggukkan kepalanya.

'Apa sebenarnya rencana Chenyol? Tapi bagaimana dia masih hidup" ucap Ten yang sebnanrya di dalam hantiny masih ada keraguan jika Chenyol masih hidup, namun di sisi lain Ten juga percaya jika Chaenyol masih hidup

INDIGO 2 | RenjunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang