Renjun saat ini telah selesai berobat, ia sudah mengambil obatnya di bagian farmasi.
Remaja itu terlihat begitu lesu tak ada semangat sama sekali, dan duduk di halte bus, menunggu bus tiba.
Tak lama datang laki² berpakaian rapih dan duduk di sebelahnya dengan tenang tanpa suara.
Renjun merasa tidak nyaman karena laki² itu terus menatap seolah ia adalah makanan lezat, itu benar² membuat Renjun ingin lari dari sana, tapi memeilih untuk diam saja.
"Kamu tidak mengenal ku?" Ucap Pria itu sambil terus menatapnya
Renjun melirik dengan canggung, otak nya mencoba mengingat apa pernah bertemu laki² asing ini.
"Maaf?" Ucap Renjun dengan bingung
Laki2 itu tersenyum canggung dan mulai memperkenalkan diri.
"Aku kakaknya Chenle" ucap laki2 itu dengan ramah
'Chenle? Siapa dia?' Batin Rejun kebingungan
"Beberapa kali kita pernah bertemu tapi tak pernah dempat mengobrol dengan baik, terakhir kali saat di rumah duka" ucap laki² yang mengaku sebagai teman nya chenle
Laki² itu heran, karena melihat Renjun tak mengenalinya.
"Apa kamu lupa?" Ucap laki² itu dengan suara pelan.
" uhm, maaf..saya enggak ingat soal itu" ucap Renjun
Laki2 itu terlihat khawatir, melihat prilaku renjun.
"Sejak kapan kamu bisa se sopan ini?" Ucap laki² itu heran
Renjun semakin bingung, apa laki2 ini membicarakan kembaran nya, Injun
tapi tidak mungkin Renjun menceritakan hal itu, apalagi menceritakan jika kembaran Injun sudah meninggal.
"Kamu selalu berbicara judes saat aku menyapa mu. Kamun bahkan mengatakan aku laki² dewasa yang menyedihkan" ucap Kakaknya Chenle
Renjun kaget mendengar hal itu, ia tak menyangka mulut Injun sepedas itu saat menyamar menjadi dirinya.
Kakaknya chenle tertawa hingga menepuk pahanya sendiri dengan pelan
"Aku tak tahu kamu bisa se gemaskan ini" ucap kakak nya Chenle
Renjun bingung harus mengatakan apa, untuk merespon laki² di hadapannya ini.
"Aku tak menyangka, kamu berubah secepat ini, oh yah minggu depan, datanglah ke rumah nenek Zhong untuk makan malam, ajak Rena dan teman mu" ucap Kakak chenle
"Baik kak, saya akan sampikan ke teman², terimaksih untuk undangan nya" ucap Renjun memberikan Bow
"Hahaha, iyah².. bus sudah datang" ucap kakak Chenle menunjuk bus yang datang.
"Ayo naik" ucap nya, yang naik lebih dulu disusul oleh renjun.
•••
~Malam Hari~
"Hidup bukan hanya belajar saja, tapi ada yang namanya cinta" ucap Jisung kepada Marknyang sibuk belajar.
"Diamlah, menganggu" ucap Mark.
Jisung menghela nafas, dia menatap kamar Mark dengan seksama.
"Besok hari minggu, habiskan waktu bersenang², jangan hanya belajar saja" tegur Jisung
"Tidak ada gunanya bersenang² jika menjadi bodoh" ucap Mark.
Jisung manyun, malam ini niatnya mengajak Mark keluar, tapi anak itu sibuk belajar, tanap ada niat bersenang senang sama sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
INDIGO 2 | Renjun
HororKim Rena gadis indigo yang memulai pertualangan mengungkap misteri yang berkaitan dengan sekolahnya 14 tahun lalu, dikarenakan Rena terus di teror oleh hantu wanita. Selain itu, Rena menjaga jarak dengan kakak seniornya yaitu Huang Renjun yang mula...
