•kelakuan mama argeo

252 31 5
                                        

ting!

sebuah notifikasi muncul di hp argeo,saat ini argeo dan claretaa berada di kontrakan yang claretaa tempati,argeo sebenarnya sudah mau pulang sih namun ia agak ragu ketika claretaa sedang memasak mie goreng udang, tiba-tiba dirinya menjadi lapar.

mamah:
my son, km ada sm retaa nak? kalau iya nanti km pulang ajak retaa ya, mamah kangen nak.

you:
iya mah,geo lagi makan sama retaa.

Argeo melihat pesan yang ia kirimkan sudah centang dua berwarna biru,argeo berniat untuk menutup handphone nya, namun sedetik kemudian benda pipih itu berbunyi menandakan ada panggilan masuk.

"siapa ar?" tanya claretaa yang masih mengunyah mie goreng udang nya.

"mamah video call" jawab argeo tanpa berniat untuk mengangkatnya, kan sebentar lagi dia dan claretaa akan pergi, pikirnya.

"eh kenapa belum di angkat? angkat aja" cetus claretaa yang melihat argeo hendak meletakkan kembali hpnya.

argeo mengangguk pasrah,ibu jarinya menekan tombol berwarna hijau.

"argeo! kok lama banget ngangkat sih ge?" rajuk mamanya di vc tersebut.

Argeo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sebisa mungkin ia nyengir agar mamanya tidak marah."kenapa mah? kan geo udah mau pulang!"

"iya mamah tau! tapi apa salahnya angkat dulu vc mamah" sergah mamanya.

"maaf" ucap argeo tersenyum.

"Is, kamu ini kebiasaan, paling males kalo suruh angkat vc!" cibir mamanya.

wanita paruh baya ini memang sudah tau kebiasaan anak semata wayangnya ini, biasanya argeo lebih baik untuk berbalas pesan saja dari pada harus video call.

"mana claretaa?"

argeo mengarahkan layar hpnya ke claretaa yang ada di sampingnya yang sedang terkekeh ulah mama argeo tadi yang memarahi argeo karena tidak mau mengangkat video call.

"sayang. calon mantu mamah,retaa sehat nak?" riang mamahnya di telepon.

"iya mah,puji tuhan claretaa sehat, mama sendiri juga sehat?" ujar claretaa tersenyum senang dengan penuturan mama afan

"ah kalo itu gak usah di tanya, mamah memang selalu sehat. biarpun udah beranjak tua tapi jasmani dan rohani mamah masih kaya umur delapan belas tahun lho!" ujar mama claretaa dengan bangganya.

argeo melirik claretaa yang sedang terkekeh karena ucapan mamanya itu, argeo tak masalah,argeo senang jika orangtuanya dan claretaa menjadi akur seperti ini, tapi ya itu terkadang mamanya selalu membuat lelucon yang terkesan garing membuat argeo malu sendiri.

"kamu lagi makan apa sayang?"

"mie goreng udang mah"claretaa menunjukkan isi piring nya yang sudah habis setengah.

"aduh mantuku ini memang pinter banget masak, jadi gak sabar deh kalian nikah,nanti kira-kira claretaa mau nikah adat apa?" ucap mamanya menopang dagu seraya berkedip-kedip manja

Claretaa melirik argeo canggung, nah tahu'kan? mamanya kalau bicara sudah tidak tanggung-tanggung lagi sampai-sampai bawa adat untuk pernikahan,argeo memijat pelipisnya, sungguh ia canggung sekali!

"kok pada diem?" tanya sang mama menatap kedua sejoli itu di layar handphone nya

"candaan mamah ga lucu yaa?"

"ehhe lucu kok mah hehe" ujar claretaa mencoba tertawa

"hahahaha!!" mama argeo tertawa melihat kedua anak remaja itu

Perfect love (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang