•akhirnya argeo(end )

311 35 19
                                        

Haiii thank you buat semua yg udh baca ceritaaa ini sampe end yaaaaa love youuuuu buattt kaliannn semuaaa💋

*********

Ku menjadi
yang terbaik bagimu..
patuhi perintah mu..
jauhkan godaan,
yang mungkin kulakukan
dalam waktu ku beranjak dewasa
jangan sampai, membuatku..
terbel3nggu jatuh dan terinjak.. 🎶

Claretaa menekan tombol pause di aplikasi musiknya, mendengar lagu itu membuatnya overthinking sendiri, lagu ini tidak cocok dengannya, lagu 'yang terbaik bagimu' mengisahkan tentang seorang ayah yang menyayangi sang anak dan mempunyai harapan yang terbaik untuk anaknya.

"kapan ya gue di sayang sama ayah?" gumam claretaa menatap langit-langit kamarnya

"ayah udah makan belum ya? sekarang siapa yang beresin rumah? kasian ayah pasti capek ngurus rumah.. gak ada yang masakin.."

begitu banyak pertanyaan di benak claretaa,memangnya masalah apa yang membuat sang ayah membenci sang bunda dan dirinya.

ungkapan mommy aza membuatnya sedikit tenang waktu itu, disaat wanita paruh baya tersebut bilang bahwa dia anak kandung sang ayah (part 24)

namun tetap saja, ia masih sedih mengapa sampai detik ini sang ayah tidak menganggap nya sebagai anak, pria itu akan mengaku ketika didepan khalayak umum saja untuk menjaga nama baik.

jarang sekali claretaa mendapatkan perilaku baik jika dirumah itu. biasanya ketika lapar diberi makanan sisa, tidak di beri ponsel, tak juga diberi uang saku. aslinya pun dirinya tidak sekolah, namun untung saja lea waktu itu memohon kepada sang ayah, ya walaupun gadis itu punya niat tersendiri sih..

ketika dirinya mendaftar Sekolah Menengah Atas, ayahnya pun langsung saja membayar lunas SPP, uang gedung, uang seragam, dan lainnya. bersyukur devi sekarang tidak usah dibawa pusing-pusing tentang biaya sekolah.

uang simpanan hasil kerja bersama aza masih banyak, teman perempuan nya yang satu itu jika memberi gaji memang tak pernah sedikit, paling sedikit pun nominalnya satu juta saja.

******

sinar matahari pagi ini menembus celah-celah jendela kamar claretaa, membuat gadis itu mulai membuka mata secara perlahan.

"astaga, gue kesiangan" gumam gadis itu, dengan cepat meraih handuk dan berlari ke kamar mandi

beberapa menit berlalu, kini tampak devi sudah menggendong tas ransel di balik punggungnya.

"dasi gue mana?!!" pekik gadis itu berlari kesana-kemari

tok! tok!

"sebentar,ge!"claretaa berteriak dari dalam kamarnya, berharap argeo bisa menunggu

tok! tok!

"sabar,ge! aku lagi nyari dasi, kamu tunggu dulu di kursi teras depan!" teriak claretaa lagi, ia masih mengobrak-abrik lemari

"perasaan pas kemaren gue taro disini deh" gumam claretaa yang terburu-buru

tok! tok!

ketukan pintu kembali terdengar, membuat devi yang ada di kamar itu menghela nafas kasar, ini adalah hari kedua tamu bulanan, membuat mood nya langsung rusak!. mengapa argeo tidak mengerti sih?! mengapa tidak sabaran sekali?!

ceklek!

"KAMU BISA GAK SIH SABARAN SEBENTAR?! KAN AKU UDAH BILANG, AKU LAGI CARI DAS-"

Claretaa mengomel dengan matanya yang terpejam, namun saat ia kembali membuka manik mata, sesuatu hal membuat omelannya terputus.

Perfect love (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang