•kurang

207 38 7
                                        

david (ayah claretaa & lea) sekarang ini tengah duduk menatap kedua batu nisan yang disitu ada nama wanita yang pernah ia nikahi, kedua mata pria paruh baya ini memanas tanpa disadari buliran bening keluar dari pelupuk matanya, ia begitu merindukan mendiang istrinya nada..(ibu lea), dan kalau boleh jujur.. ia juga sepertinya sedikit merindukan mendiang mantan istrinya satu lagi, cindy.. (bunda claretaa)

david teringat atas peristiwa dulu, ketika orang tua nya mengenalkan dirinya pada cindy,jujur! untuk pertama kali david langsung saja kagum dan menyetujui perjodohannya. namun rumah tangganya tak berdiri lama david malah mendapatkan fakta yang mencengangkan, hal itulah yang membuat dirinya cerai dengan bunda claretaa,tak lama dari peristiwa itupun ia bertemu dengan gadis yang umurnya tak jauh darinya, mereka menghabiskan waktu bersama dan dari situlah keduanya sama-sama ingin melakukan hubungan ke jenjang yang lebih serius lagi.

"shit! i'm really miss him" umpat ayah david sambil mengusap wajahnya kasar

(si4l! aku sangat merindukannya)

lumayan banyak kerugian baginya semenjak lea viral, mulai perusahaan nya, sampai teman-teman nya, bahkan tak sedikit orang yang sekarang memandangnya dengan tatapan sinis. mereka sudah men-cap dirinya sebagai ayah yang tidak baik.

--

"AGHH! KAPAN SIH DIA HANCUR?!" jerit lea didalam kamarnya

"gue yang dari dulu effort banget sama argeo kenapa retaa coba yang dapet, ck ah!" gerutu lea kesal sendiri

ting!

sebuah pesan masuk didalam handphone nya.
seketika saja suasana hatinya kembali membaik ketika melihat isi chat tersebut.

"tunggu.. tunggu.. kehancuran kalian sebentar lagi akan dimulai" gumam lea sambil tersenyum sinis.

--

"darling! rayensyah nya mami!" panggil mami rayen ketika melihat anaknya berjalan melewati dirinya

rayen menghela nafas sebentar, lalu menoleh ke maminya
"apa mi? ada gosip lagi?" tanya rayen yang sudah hafal dengan kelakuan wanita ini

"ini tante farhana nya ngirim video claretaa sama argeo sosweet banget ya mereka,mami iri dehh.." mami rayen menunduk lesu

"jadi kenapa bisa iri?"

"kamu sama aza kapan bisa kaya gitu?" maminya memandang anaknya lekat

rayen menyisir rambutnya dengan tangan, ia juga bingung harus menjawab apa jika maminya sudah memberikan pertanyaan ini.

"doain aja" setelah beberapa saat ia berfikir, itulah jawaban yang bisa ia berikan ke maminya.

"doa kalo gak ada tindakannya sama aja" cibir wanita itu pelan, namun masih di dengar rayen

"mau gimana lagi,gue akui, gue gak sehebat argeo kalau udah jatuh cinta" rayen membatin

--

"mah, pah, claretaa pamit pulang ya" pamit gadis itu sambil mencium punggung tangan kedua orang tua argeo

"iya hati-hati, makasih lho udah bantuin mamah bikin cupcake"

"sama-sama mah" ucap claretaa tersebut lembut

"mbok,retaa pulang ya" tak lupa ia juga berpamitan dengan wanita berdaster itu.

"iya non, hati-hati ya" jawab sambil masih cekikikan sendiri.

setelah insiden di dapur itu claretaa tidak berani untuk berdekatan dengan argeo, maka dari tadi claretaa hanya berjalan di belakang mbok inah saja, beberapa kali argeo mencoba mendekati claretaa,namun gadis itu tetap kekeuh. ini saja ia berniat mau pulang dengan taksi online saja, dalam beberapa waktu argeo belum boleh dekat dengannya.

Perfect love (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang