Chapter 18 (FullMoon Bag III)

145 21 8
                                        

Hyunjin terbangun dari tidur panjangnya, tubuhnya terasa remuk dan otot-otot tubuhnya terasa kaku dan pegal. Dia melirik ke sekitar, saat ini dia berada di atas tempat tidur mengenakan sehelai kemeja putih yang kebesaran di tubuhnya. Rambutnya acak-acakan dan juga tenggorokannya terasa kering dan sakit.

Dia mengingat semua hal yang terjadi semalam namun dia tidak begitu jelas mengingat bagaimana dia bisa berakhir disini, hal terakhir yang dia ingat yaitu dia menghabiskan malam bersama Wolf Chan, menangis di pelukannya dan mengeluarkan semua emosi yang dia rasakan.

Dia duduk di atas ranjang dan memperhatikan sekitarnya dalam diam.

Kamar siapa ini? Ini bukan kamar yang dia tempati di rumah Han. Dimana dia sekarang? Dia memenekan keningnya dengan tangannya ketika kepalanya terasa berat dan sedikit pusing.

Seseorang mengetuk pintu kamarnya dengan pelan.

"Hyunne apa kau sudah bangun?"

Hyunjin tidak menjawabnya dia masih menekan keningnya dan memijatnya dengan pelan menggunakan tangannya. Dia melirik pintu kayu depannya. Pintu itu perlahan terbuka dan menampilkan kepala seseorang dengan rambut abu kehitaman mulai muncul dari balik pintu kayu itu hingga dia bisa melihat siapa orang itu dengan jelas.

Felix.

Pria itu perlahan melangkah untuk memasuki ruangan itu, namun tanpa hyunjin sadari dia menggeram pelan kepadanya, hingga membuat felix membeku di tempatnya dan menatap dengan tatapan terkejut matanya langsung menatap ke arah hyunjin yang masih duduk di atas ranjang kamar ituk. Dia lalu perlahan melangkah mundur kembali dan menatap hyunjin dengan lembut, mencoba untuk menenangkan pria itu dan mendapatkan sedikit kepercayaannya. Dia tau bahwa ketika seorang omega telah melewati heatnya mereka cenderung lebih Possesif terhadap pasangannya, teritorial dan cenderung lebih waspada kepada orang disekitar mereka selain dari mate mereka, meski orang itu termasuk teman atau keluarga mereka sekalipun mereka tidak akan di izinkan untuk mendekat di masa sensitif mereka, terutama jika kau dengan tanpa seizinnya memasuki nest yang mereka buat. Dan felix melupakan hal itu karena setelah sekian lama dia tidak mendapatkan heatnya karena racun itu.

"Hyunee, apa kau mau mengizinkanku untuk masuk?" Ucapnya dengan lembut.

Hyunjin tidak mengerti apa maksud perkataannya, namun dia hanya mengangguk dan mengizinkannya untuk memasuki ruangan itu. Meskipun dia masih merasa sedikit tidak nyaman, mengenai seseorang mendekatinya ketika entah kenapa dia merasa begitu sensitif dan tidak berdaya. Namun dia membiarkan pria itu mendekatinya, karena dia mempercayai dan jauh di dalam hatinya dia merasa nyaman jika bersamanya karena dia tau felix tidak akan menyakitinya.

Felix duduk di ujung tempat tidur itu, dia mental hyunjin dengan lembut mencoba untuk membaca pikiran pria itu, apakah dirinya merasa waspada atau merasa Overwhelmed atau sebagainya, dia tidak ingin membuat resiko dimana dia membuat hyunjin menjadi mewaspadai dirinya.

"Bagaimana perasaanmu?" Ucapnya dengan pelan.

Hyunjin menunduk dan membenamkan kepalanya ke kedua lengannya, dia menghirup aroma pohon pinus dan sedikit aroma manis madu dan musk yang beraroma sangat kuat dari kemeja yang dia kenakan entah kenapa untuk yang pertama kalinya setelah semua ini, aroma itu membuat perasaannya menjadi lebih tenang dan membuat tubuhnya menjadi sedikit lebih ringan, dia merasa  seperti seseorang tengah memeluknya dengan erat namun tetap lembut, dia tidak mengangkat wajahnya saat menjawab pertanyaan felix dan terus membenamkan wajahnya dan bernafas sambil menghirup aroma yang menempel di kemeja itu. Dan setelah beberapa kali dia menghirupnya dia perlahan menyadari jika ada sedikit aroma bunga mawar yang tercium dengan samar yang tercampur dengan semua aroma itu.

"I'm good" Ucapnya dengan pelan.

Saat dirinya menyadari jika dirinya tidak mengenakan apapun selain kemeja yang dikenakannya, wajahnya seketika langsung memerah, dia menarik selimut yang menyelimutinya dan membawanya semakin ke atas untuk menutupi tubuhnya.

Home [Chanjin]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang