Chapter 10 ( Werewolfdom Bag III )

172 26 8
                                        

Hyunjin dan felix sampai di tempat pelatihan itu, mereka duduk di bawah pohon dan melihat para prajurit yang berlatih. Mereka melihat changbin dan han yang sedang melatih beberapa petarung mereka.

Felix melihat orang yang baru dia lihat sedang melatih sebagian petarung mereka. Dia bertanya kepada teman di sampingnya.

" Hyune apa dia teman mu?"

Hyunjin mencari orang yang ditunjuk oleh felix dan menemukannya.

" Aaa..., apa maksudmu Changbin hyung? Ya....kurasa kami bisa di sebut teman." Ucapnya

Felix memiringkan kepalanya dengan bingung namun enggan bertanya kepadanya. Melihat hal itu hyunjin melanjutkan ucapannya.

" kau tau, aku tidak pernah sekalipun memiliki seorang teman yang dekat denganku. yang dekat dengan ku hanyalah ayah, ibu dan guruku aku tidak tau apa itu pertemanan. Dan kurasa aku sedikit bersyukur telah datang kesini karena aku bisa memiliki teman seperti kalian." Ucap hyunjin.

Felix menyentuh punggung tangan hyunjin lalu tersenyum lembut kepadanya.

" Jangan khawatir kami akan selalu ada untukmu, jika kamu perlu bantuan kau bisa memanggilku." Ucapnya.

"Terimakasih lixxie, kau sangat baik." Ucap hyunjin.

Felix tersenyum lalu menoleh ke tempat pelatihan itu.

" Lihat mereka sudah memulainya."

Terlihat di tengah lapangan itu beberapa orang prajurit berbaris dengan rapi menghadap Han termasuk pula jongin.

...........

" Oke karena kalian akan mulai memasuki pelatihan resmi ini kurasa kalian semua sudah berlatih dengan keras. Baiklah karena aku tidak suka berbasa-basi lebih lama lagi kita mulai saja pelatihannya." Ucap han dengan tersenyum lebar sembari merentangkan kedua tangannya.

Mendengar hal itu para pemula itu kebingungan dengan intruksi tidak jelas yang diberikannya. Melihat para prajurit itu hanya diam saja, Han memutar malas bola matanya.

"Tunggu apa lagi ayo serang aku, siapa yang bisa mengalahkanku dia akan lulus."

Mendengar hal itu mereka semua mulai maju satu persatu untuk mengalahkan Han, namun tiap ada seseorang yang maju orang itu akan dikalahkan dengan sangat cepat.

Melihat hal itu jongin memikirkan sebuah ide, dia menatap para pejuang yang berdiri tak jauh darinya. Orang itu mengangguk lalu sedikit menghadapinya.

'Kurasa kita tidak bisa mengalahkannya, bagaimana kita bisa menang melawannya dia bahkan merupakan tangan kanan alpha pack kita kekuatannya sangat berada jauh diantara kita semua.' Bisik salah satu diantara mereka.

'Aku tau oleh karena itu kita harus bekerja sama' ucap jongin.

'Tapi apakah itu diperbolehkan?'

'Han hyung tidak menyebutkan peraturan mengenai ujian itu, kurasa tidak ada batasan mengenai cara untuk mengalahkannya.' Ucap jongin.

'Baiklah kami akan mengikuti intruksimu, kau sepertinya memiliki beberap ide.'

'Baiklah kita lakukan dengan cepat.'

Han baru saja mengalahkan beberapa orang yang maju menghampirinya satu persatu, saat mengalahkan orang yang terakhir dia melihat beberapa orang telah mengepungnya.

"Hooo.... cukup cerdik." Ucapnya

" AYOO MAJU!!!" Ucap jongin

Mereka semua menyerangnya dengan cepat secara bersamaan. Han melompat keatas untuk menghindari tebasan pedang kayu yang diarahkan kepadanya. Dengan cepat dia membuat 3 orang diantara mereka pingsan. Beberapa yang lainnya menyadari serangannya dan segera membuat formasi dengan jongin. Mereka bertiga menyerang secara bergantian namun dengan ritme yang sama. Namun tetap saja mereka berhasil dikalahkan dengan mudah oleh Han. Mereka bertiga jatuh ke tanah dengan cukup keras.

Home [Chanjin]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang