Chapter 23 (Hold My Hand Bag I)

165 12 2
                                        

Warningg!!!! 🔞 please be mindfull reader, I don't take responsibility if you guys ignore my warning, minor just skip this chapter for the goodsake of you!
.

.

.

.

.

.

.
Hari pertama Hyunjin memulai latihannya bersama dengan Chirst, dia merasa sedikit gugup dan juga sedikit risau di saat bersamaan. Dia merasa risau bukan karena dia meragukan pria itu, sebagai pemimpin Chirst sangat kuat terlebih semua orang sangat mempercayainya dan mengandalkannya. Saat Hyunjin menatapnya jauh di dalam dirinya dia seolah merasa telah menemukan sesuatu yang hilang saat menatap Christ namun dia tidak yakin apa itu. Dia selalu berpikir jika mungkin karena pria itu akhir-akhir ini selalu memperhatikannya dan menjaganya dia merasa seperti merasakan seperti memiliki seorang saudara yang selalu menjaganya dan memperhatikannya dengan baik, dia seolah seperti merasa dia sudah menemukan keluarganya kembali. Ya, keluarga yang dia temukan di perjalanan hidupnya ini. Orang-orang yang peduli dengannya dan menerimanya dengan tulus, orang-orang yang hyunjin anggap sebagai saudara yang tidak pernah dia miliki sebelumnya. Namun di antara mereka semua, sesuatu mengenai Christ terasa berbeda, itu terasa begitu dekat? Namun Han, Changbin, Seungmin, dan yang lainnya mereka juga sangat dekat dengannya. Namun sesuatu mengenai sang Leader terasa lebih..., dia tidak tahu apa itu, namun dia merasa seolah 'terikat' dengannya. Ada sesuatu di antara sang Leader yang membuatnya menjadi tidak bisa memahami perasaannya sendiri dan itu sedikit membuat hyunjin merasa sedikit risau karena setiap kali dia dekat dengannya dia selalu tidak bisa mengontrol emosinya maka dari itu dia selalu sedikit menjaga jarak dengannya.

Hyunjin sampai di tempat itu. Tempat yang di beri nama Noctis Hollow oleh sang leader. Sebuah gua yang memancarkan aura kesunyian yang kuat, yang bahkan dengan auranya mampu menelan semua suara-suara yang ada di dalamnya. Tempat yang sangat cocok untuk persembunyian dan juga pelatihan rahasia. Dia merasakan udara dingin angin malam yang berhembus dari langit-langit gua itu. Di malam yang sunyi itu dia memulai pelatihannya bersama dengan Christ dan juga Han.

Christ dan Han mereka berdua benar-benar membantunya berlatih. Dia berlatih dengan serius di bawah pengawasan mereka. Wildburn dan half Shifting. Hyunjin melatih kedua tehnik itu. Namun sebelum dia memulai pelatihan untuk menguasainya. Han dan juga Christ mengajarinya banyak hal mengenai pengendalian diri dan juga cara mengendalikan kesadarannya saat dia memulai mengeluarkan sedikit aura sang Luna. Dan Skor terlamanya yaitu selama 15 menit sebelum dia kehilangan kesadaran dan jatuh ke tanah. Ada satu hal yang sedikit mengganggu fokusnya setiap kali dia mengeluarkan aura Lunanya, yaitu aroma hutan pinus dengan sedikit sentuhan manis dari whiteberry dan juga musk. Saat dia mencium aroma itu dia mulai kehilangan fokusnya dan selalu membuat kepalanya sedikit terasa berawan dan mulai kabur, di saat bersamaan wolfnya selalu memintanya untuk mendekat ke sumber aroma itu agar dapat menghirupnya dengan jelas. Hyunjin mengira jika aroma itu datang bersama dengan angin malam, namun saat sebelum dia kehilangan kesadarannya saat aroma itu muncul lagi dia melihat christ yang mendekapnya agar tidak jatuh ke tanah kembali dan di saat itulah dia mengetahui dari mana sumber aroma itu berasal.

Hari pertama berakhir dengan Hyunjin yang di bawa oleh Christ dalam keadaan tak sadarkan diri. Dan Saat dia terbangun dia berada di kamar itu lagi. Dia berada di Rumah yang di tempati oleh sang leader, dia terbaring di kamar itu sendirian. Di luar kamar dia mendengar suara berisik dari alat makan yang berdentingan dan juga suara orang yang tengah mengobrol. Hyunjin sedikit menghela nafas ketika mengingat pelatihan pertamanya di gua itu. Dia merasa kecewa karena kemajuannya yang lambat, saat di sana dia hanya melatih pengendalian dan juga cara agar dia bisa berkomunikasi dengan wolfnya. Dan tampaknya kedua hal itu belum sempat dia kuasai, dikarenakan karena dia terus menerus kehilangan kesadarannya. Meskipun dia selalu terbangun lagi setelah beberapa menit, namun mungkin karena dari efek kelelahan akibat terus menerus mencoba agar bisa terhubung dengan wolfnya sambil dengan mengedalikan kesadarannya membuat energinya terkuras sehingga membuatnya tertidur sangat lama sehingga harus membuat sang Leader membawanya ke tempat ini.

Home [Chanjin]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang