Langkah kaki itu kian melemah. Melihat gadis yang begitu dicintanya kini tengah diam didepan sana. Melihat kearahnya dengan tatapan penuh luka. Wajah ayunya terlihat menyedihkan. Begitupun ia. Keduanya sama-sama terluka.
"Lisa-aa ..hiks a..aku ti...
Suara dentungan lonceng gereja mengalun. Dalam suasana yang begitu hikmat, dan para hadirin yang hadir untuk menyaksikan upacara pemberkatan pasangan hari ini.
Kedua tangannya memegang bunga, terdapat kegugupan di sana. Disampingnya, sang ayah yang menyadari itu sontak menggenggam tangan putrinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lalisa manoban, begitu cantik di hari bahagianya.
"Daddy percaya, kamu pasti bisa." Ucap ayahnya menenangkannya, namun entah kenapa itu menjadi momen haru baginya.
"Hadirin yang berbahagia akhirnya momen yang kita nanti-nanti, sebelum itu mari kita sambut mempelai pria untuk naik ke atas"
Dengan langkah mantap pria tampan bersetelan jas putih melangkah menyusuri gereja diiringi tepuk tangan pesona dari tamu undangan melihat visual yang begitu tampan juga gagah darinya yang terus menyebar senyuman pada tamu undangan.
Padahal didalam hatinya ia begitu berdebar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sedang dari deretan kursi terdapat beberapa sahabatnya yang turut membawa pasangannya untuk menghadiri hari bahagianya.
"Jungkook benar-benar mendahuluiku"
"Kau harus cepat Jim, kalau bisa besok pernikahanmu saja jangan pake lama, takutnya Jungkook nggak bisa hadir karena lalisa hamil" timbal Jhope yang kebetulan mendengarnya.
"Astaga kalian, sudahi bicara tidak mutunya dan oppa liat kedepan" ucap rose menyuruh Jimin untuk kembali fokus jalannya upacara pemberkatan Lisa juga Jungkook.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.