CHAPTER 22
「 ✦ jealous ✦ 」
──── ୨୧ ────
-
Nayra duduk di bangku kecil di tepi trotoar, menggenggam ponselnya erat sambil menunggu taksi online yang dipesannya. Udara malam yang seharusnya menenangkan terasa dingin dan menyayat, apalagi dengan kenangan pahit dari percakapan terakhirnya dengan Davian. Suara kendaraan berlalu lalang membuat pikirannya semakin kacau.
Tiba-tiba, suara mesin mobil yang berhenti di dekatnya membuat Nayra menoleh. Ia sedikit terkejut melihat sebuah mobil hitam elegan berhenti tepat di depannya. Pintu mobil terbuka, dan seorang pria keluar dengan langkah cepat.
"Jarrel?" gumam Nayra, hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Jarrel, mantan kekasihnya, berdiri di sana dengan jas yang rapi. Rambutnya tertata dengan sempurna, dan raut wajahnya memancarkan kekhawatiran saat ia melangkah mendekat.
"Nayra?" ujar Jarrel pelan, suaranya sarat dengan keheranan.
"Kamu ngapain di sini sendirian malam-malam begini?"
Nayra mencoba tersenyum, meski rasa gugupnya jelas terlihat. "Aku lagi nunggu taksi," jawabnya pelan.
Jarrel, yang berdiri di depannya, mengernyit. "Memangnya kamu nggak ada yang anter? Kenapa malah nunggu taksi sendirian di sini? Bahaya tahu."
Nayra mencoba menghindari tatapannya, merasa tidak nyaman dengan pertanyaan itu. "Aku... nggak apa-apa. Taksinya juga sudah hampir sampai," ucapnya, menunjukkan layar ponselnya untuk meyakinkan Jarrel.
Namun, pria itu menggeleng dengan tegas. "Kalau begitu, batalin aja. Kamu mau ke acara promnight juga kan? Daripada kamu sendirian, lebih baik naik sama aku," katanya sambil menunjuk mobilnya.
"T-tapi..." Nayra mencoba mencari alasan, tapi sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya, Jarrel sudah memotong.
"Nggak ada tapi, Nay. Ayo cepet masuk. Aku nggak bakal tenang ninggalin kamu di sini sendirian," ujarnya, nadanya tak bisa ditolak.
Nayra terdiam, bingung harus berkata apa. Akhirnya, ia mengangguk pelan dan berjalan menuju mobil Jarrel. Pria itu membukakan pintu untuknya, mempersilakan Nayra masuk sebelum ia sendiri mengambil tempat di kursi pengemudi.
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
Sesampainya di gedung tempat promnight diselenggarakan, Jarrel memarkirkan mobilnya di area parkir VIP. Ia keluar lebih dahulu, berjalan ke sisi penumpang, dan membukakan pintu untuk Nayra.
"Ayo," katanya lembut sambil mengulurkan tangannya.
Nayra terdiam sejenak, matanya menatap uluran tangan itu dengan perasaan campur aduk. Perlakuan Jarrel mengingatkannya pada masa lalu—sikap lembut dan penuh perhatian yang dulu selalu ia terima. Berbeda sekali dengan Davian, yang lebih sering memperlakukannya dengan dingin dan penuh jarak.
Akhirnya, Nayra menerima uluran tangan Jarrel. Sentuhan tangan lelaki itu terasa hangat, membuat hatinya sedikit lebih tenang di tengah kekacauan pikirannya.
Mereka berjalan menuju pintu masuk gedung bersama. Jarrel dengan sigap membimbing Nayra, memastikan langkahnya aman di antara trotoar yang agak licin.
"Hati-hati," ucapnya, membuat Nayra semakin merasa canggung.
"Rel..."
Jarrel menoleh, "Hm?"
"Terimakasih."
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
KAMU SEDANG MEMBACA
Still, I Choose You [ ON GOING ]
RomanceSebuah insiden mengharuskan kedua pasangan siswa dan siswi yang masih duduk di bangku SMA untuk menikah. Nayra masih tidak menyangka jika kejadian hari itu langsung membuat kehidupannya berubah 180 derajat. Davian laki-laki asu yang membuat Nayra m...
![Still, I Choose You [ ON GOING ]](https://img.wattpad.com/cover/368981105-64-k422260.jpg)