Tiga hari setelah Xiao Zhan kembali ke Shanghai, dia dikejutkan oleh kedatangan seseorang di studio tempatnya berlatih permainan celo. Pada saat itu salah seorang kawannya memberitahukan kedatangan detektif Zhu Zhenting yang diminta Tuan Xiao untuk menuntaskan penyelidikan terkait kecelakaan tunggal yang dialami Xiao Zhan.
"Tempat ini tidak cocok untuk wawancara dengan polisi," Xiao Zhan berkata muram pada kawannya sambil meletakkan celo.
"Sebenarnya dia masih menunggu di luar. Kau bisa memilih untuk menemuinya atau tidak."
"Dia sudah di sini. Sepertinya aku harus memberi dia informasi," Xiao Zhan berkata setelah termenung sebentar.
"Tampaknya kau sudah tahu apa yang akan dia tanyakan."
Xiao Zhan tersenyum miring. "Aku yakin ayah memintanya melanjutkan penyelidikan kecelakaan itu. Astaga, padahal aku sudah baik-baik saja."
Menggelengkan kepalanya, Xiao Zhan kini berjalan menuju lobi.
Detektif Zhu Zhenting tengah berdiri menatap lukisan yang menampilkan seorang dewi rupawan bermain celo di antara bunga-bunga sewaktu Xiao Zhan datang menemuinya.
"Tempat ini dipenuhi lantunan nada yang indah, merupakan salah satu bagian dari SX Music College yang terkenal. Tapi mengapa auranya begitu kelam," Zhu Zhenting menyadari kehadiran Xiao Zhan tanpa menoleh dan mulai berbicara, kemudian dia memutar tubuh tingginya, menatap langsung pada wajah Xiao Zhan.
"Bahkan kurasa sedikit sepi," dia meneruskan.
Xiao Zhan tersenyum kecil. Tangannya mengarah ke sofa putih di ruangan itu.
"Silakan duduk, detektif."
Dada Xiao Zhan menegang ketika mereka duduk berhadapan. Mata sang detektif terlihat tajam dan penuh selidik. Membuatnya merasa ditelanjangi.
"Senang melihatmu terlihat sehat setelah mobilmu jatuh ke jurang pada malam itu," Zhu Zhenting berkata lagi. Senyum di wajahnya tampak misterius.
"Ralat. Sebenarnya mobil itu milik orang lain. Aku benar, bukan?"
Xiao Zhan mengangguk. "Mobil itu aku beli dari seseorang," jawabnya, mencoba terdengar sewajar mungkin.
"Kepemilikan mobil itu atas nama Wang Yibo. Kau mengenalnya?"
"Ya. Kami tidak cukup dekat, tapi dia mengenalku karena aku kawan majikannya. Dia menawarkan mobilnya padaku karena dia butuh uang. Jadi, malam itu aku membawa mobilnya."
Kebohongan semacam itu sudah dia pikirkan sejak jauh-jauh hari. Jadi ia bisa mengatakannya dengan tenang walaupun hatinya luar biasa cemas. Bahkan Xiao Zhan merasakan keringat tiba-tiba bermunculan di belakang lehernya.
"Jadi sebenarnya mobil itu sudah jadi milikmu? Hmmm, aku sudah melacak jejak pemuda bernama Yibo, bahkan menanyakan pada kawan-kawanmu. Mereka mengatakan bahwa dia pernah bekerja di keluarga Liu sebagai supir. Rasanya cukup aneh jika dia bertransaksi denganmu."
"Tidak ada salahnya jika tuan muda berkawan dengan siapa saja. Bahkan jika orang itu adalah pelayan. Aku tidak pernah mempermasalahkan hal-hal semacam itu."
"Sungguh mulia. Intinya kau ingin menolong pemuda bernama Wang Yibo?"
"Ya."
Zhu Zhenting mengangguk-angguk. Mengamati lebih teliti sikap dan gerakan terkecil dari Xiao Zhan.
"Lalu apakah sekarang kau tahu di mana Wang Yibo berada?"
Tentu saja Xiao Zhan tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ini. Bahkan dia pun sangat ingin tahu di mana ia berada.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐃𝐞𝐬𝐩𝐞𝐫𝐚𝐭𝐞𝐝 𝐋𝐨𝐯𝐞 (𝐄𝐧𝐝 𝐏𝐝𝐟)
FanfictionSatu insiden tak terduga terjadi di hari pernikahan Xiao Zhan dan Ren Min. Sang pengantin pria tiba-tiba menghilang secara misterius, meninggalkan sejuta tanya dalam hening. Pihak keluarga menduga seseorang telah menculiknya, tapi kebenarannya tak p...
