"Andrew" Panggil rere. Rere datangi andrew yang sedang mencari baju. Rere tidak sndri tapi ada Davina yang juga ikut mengikuti rere yang datangi andrew.
"Ehh kalian" Andrew tersenyum pada dua teman sekelas nya.agak malas buat ketemu mereka di saat dia sedang ingin sndri menikmati peran sebagai murid SMA.
Yang sedang mencari buku buku yang akan di datangi nanti untuk misi selanjutnya bersama dengan anak special yang lain.
"Hai Drew," Sapa Davina sambil melambaikan tangan.
"Hai, kalian di sini ngapain?" Tanya andrew basa basi. Sebenarnya dia tahu kalau Davina dan rere hanya liat liat baju saja tidak membeli.hanya suka melihat lihat kalo sudah puas melihat lalu mereka pergi ke restoran cepat saji.
"Kita cuma mau liat liat baju aja Drew.klo ada yang bagus bakalan di beli kalo enggak mah kita ga bakaln beli" Kata rere ber alasan. Lagian dia kalo beli baju ga di mall. Karna harga nya mahal. Rere ga cukup uang nya buat beli baju. Dia di kasih uang pas buat jajan dan nonton flim. Itu papa nya sengaja kasih uang pas supaya rere ga boros.
"Ouh"
"Nah elu ngapain Drew di sini sndri aja. Biasa nya sama Wilson" Tanya rere yah dia emng suka liat Wilson bersama dengan Andrew. Karna mereka berdua udah kaya soulmate gitu. Apa apa berdua.
"Kenapa nyari gw?" Tanya Wilson yang datang dari belakang Davina dan rere. Mereka melihat Wilson skrg berada di sebelah Andrew. Ini ulah Andrew karna Andrew memunculkan Wilson ke sini. Wilson tiba tiba ada di sini juga karna kebutuhan Andrew. Kan dia sang penyihir yang bisa membawa siapa pun ke dunia ini. Untuk melengkapi cerita.
"Gpp kok cuma ngomong doang" Sahut rere pada nya.
"Klo ga nyebut nama gw dan ga liat wajah gw ga enak ya re. Bisa susah tidur. " Sahut Wilson pede. Rere yang mendengar itu memutar kedua bola matanya malas.
"Buset pede nya berlebihan" Ucap rere sambil menutup mata. Davina yang melihat itu terkekeh di buat nya.
"Btw kalian tahu ga kalau Glen bakalan balapan lawan lingga" Kata Wilson memberitahu. Rere dan Davina terkejut mendengar nya.
Baru denger soal nya.
"Hah lingga sama Glen mau balapan. Dimana jam berapa??? " Tanya rere penasaran. Dia sepertinya mau datang deh ke tempat itu. Karna kan sudah pasti bakalan ada Mario kan.
Crush nya yang sangat dia sukai.
"Jam 11 malam di arena balap tempat biasa." Sahut Wilson pada nya.
"Jam 11 malam, malam banget yah" Ucap Davina tidak yakin apakah dia bisa datang ke sana. Dia mau liat Glen. Dia sangat ingin melihat Glen di sana. Apalagi lawan lingga. Apakah mereka balapan karna dia. Davina jadi ingat sama pesan chat dari Glen yang begitu banyak. Davina akan membacanya. Kali aja Glen memberi kabar tentang ini. dan juga sedikit kesal karna status Glen tadi ada foto lhala penuh dengan tepung.makin menjadi deh marah nya.
"Lo mau liat ga Davina, kalo mau gw jemput elo" Tanya rere padanya.
"Mau, tapi aku ga yakin bisa dapat izin apa ga sama mama ku"
"Bisa pasti bisa, " Ucap rere menyemangati.
Tanpa mereka sadari Andrew sudah tidak ada di sana. Dia menghilang, mereka berbicara seakan akan tidak pernah bertemu dengan Andrew.
Terlalu malas berlama lama dengan peran utama yang membosan kan.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI "DARAH PSICHO"
Misteri / Thrillerlhala seorang gadis berusia 16 tahun. dia tidak suka baca novel. dia di suruh teman nya untuk baca novel buatan teman nya yang sudah viral banyak yang membeli novel tersebut. lalu dia transmigrasi pada saat dia tidak tahu bagaimana jalan cerita nya...
