bab 42 (revisi👍)

77 3 0
                                        

"𝙻𝚘 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚗𝚊, 𝚐𝚠 𝚐𝚊 𝚕𝚒𝚊𝚝 𝚎𝚕𝚘 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒 disini"

"Gw ngejar pelakunya Glen"

Sekarang Lhala berada di persimpangan jalan. Dia kehilangan sosok laki laki itu. Dia larinya sangat cepat. Sampai Lhala tidak bisa menyeimbangkan larinya. wajar doi kan cewek .

Dia lagi telponan sama glen.

"𝙻𝚘 𝚗𝚐𝚎𝚓𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚊𝚗?"

"Iya sama siapa lagi emangnya lo harapin nya"

"𝙷𝚊𝚛𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚕𝚘 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚐𝚠"

"Keburu kabur yang ada"

"𝚃𝚊𝚙𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚑 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚐𝚊 𝚊𝚍𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚘 𝚔𝚎𝚑𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚊 𝚙𝚞𝚕𝚊"

"Kok elo tau sih Glen, curiga deh gw lo titisan demit. Yang tau segalanya"ucap Lhala langsung mematikan HP nya.

Dia mengatur nafas nya yang tersengal. Dia melihat ke kanan ke kiri. Dia kehilangan cowok berhodie hitam itu. Lhala mencari sesuatu seperti CCTV. Kali aja kan ada gitu.

dia menemukan nya. Dia melihat CCTV yang ada di supermarket ada di depan nya. Lhala segera masuk ke dalam supermarket. 

"Mas mas tolong cek CCTV nya. Saya mau cari seseorang" Kata Lhala. Lhala ga sadar kalo ada jina.Jina polisi wanita itu mau bayar minuman dan snack yang dia beli. Melihat Lhala yang meminta cek CCTV untuk cari seseorang membuat jina penasaran. 

"Kamu.. Yang sekolah di nusa bangsa itu kan? " Tanya jina pada Lhala. Lhala melihat ke arah depan sumber suara itu dari jina. Kebetulan ada jina Lhala langsung tersenyum bahagia. 

Senyum ramah untuk kakak polisi cantik.kali aja bisa ketularan cantik.

"Kak jina yah, kak ada kasus kak d sekolah ku sekarang." Kata Lhala menghampiri jina. Jina menaikan satu alisnya. Tunggu dulu kasus lagi di sekolah dia. Astaga sekolah nya langganan kasus. Kali ini apa. 

"Kasus apa?" Tanya jina padanya. 

"Di sekolah ku ada yang tertusuk kak, dan aku ngejar orang yang kemungkinan itu pelaku penusukan teman ku" Kata Lhala memberitahu jina. Untung ini lagi sepi. Cuma ada mas kasir dan jina. Jina yang mendengar nya langsung menarik Lhala ke tepian dan dia ingin membicarakan kasus ini berdua secara empat mata. 

"Jadi ada kasus lagi di sekolah kamu, ini penusukan?"

Lhala mengangguk "iya kak,"

"Lalu bagaimana korban nya?" Tanya jina penasaran. 

"Aku ga tau kak, soal nya aku langsung lari ngejar pelaku nya. Dan aku kehilangan pelakunya pas di depan persimpangan ini. Makanya aku suruh mas mas itu untuk cek " Kata Lhala pada jina. Jina yang mendengar itu langsung terke siap saat HP nya berbunyi khusus panggilan masuk. 

Jina melihat layar HP nya kalau yang telpon dia adalah zidan. Jina langsung menjawab telpon tersebut. 

"Hallo"

TRANSMIGRASI "DARAH PSICHO"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang