"Kenapa si lo? " Tanya darma pada Lhala yang saat ini melamun di anak tangga. Dengan kedua tangan nya yang menopang dagu.
Darma baru saja habis ke kantin, Lhala menitip camilan dan minuman untuk dua makan di sini. Dia terlalu malas untuk ke kantin. Ada sesuatu yang menganggu pikiran nya. Lihat saja darma aja tahu kalau Lhala tuh lagi memikirkan sesuatu.terlihat jelas dari tatapannya.
"Ini camilan lo sama minumnya" Kata darma memberikan kaleng minuman cola dan juga chiki ball yang darma beli untuk dia. Darma selalu tau apa yang Lhala ingin. Kan Lhala yang bilang meskipun terserah jawaban nya.
"Ini perasaan gw aja apa gimana ya, ada yang beda gitu dari tuh anak" Kata Lhala menerima minuman cola kaleng nya beserta snack yang sudah di buka sama darma. Pikiran nya masih ke ridho. Yang dia jumpai tadi saat bersama davina.gara gara ridho sampe sebegininya dia.
"Siapa? " Tanya darma, dia tertarik sama ucapan Lhala. Apa yang ada di pikiran gadis yang ada di depan nya. Gadis yang dia suka.sampai Lhala kaya gini. Darma ingin tahu.
"Ridho," Jawab Lhala dia meminum cola nya. Satu nama itu membuat darma bingung. Karna ridho Lhala jadi kaya gini.
"Ridho" Lhala menaruh minuman cola itu di sampingnya. Mereka tuh duduk di anak tangga yang ada di dekat kelas nya. Kebetulan tangga yang mereka duduki ini jarang untuk akses anak anak lewati. Jadi aman kalo mau lesehan disini.
"Tadi saat gw abis di introgasi sama calon suami gw.gw liat ridho cui dia berubah banget. Kembali ke setelan awal. Cupu gitu dar kaya lu" Kata Lhala menunjuk darma. Darma yang mendengar itu memutar bola matanya malas. Dia tuh ga cupu yah jangan samain napa sama ridho. Liat aja darma skrg tanpa kacamata. Dan dia terlihat keren saat ini. Cuma Lhala ga menyadari ini. Karna yah bagi Lhala darma itu biasa aja sih. Ga sekeren lingga atau pun Theo. Masih standar lah.
Tapi sih emang benar yah apa yang di katakan Lhala. Tadi di kantin darma lihat ridho lagi makan sama Yesaya. Penampilan ridho tuh kembali lagi ke awal. Seperti yang dulu ga kaya kemarin kemarin kaya aura badboy. Dan juga ridho kelihatan deket lagi sama Yesaya. Dia kan tahunya Yesaya sama ridho lagi marahan.
"Iya gw sempet liat dia di kantin sama Yesaya lagi makan bakso. " Saut darma sambil memakan chiki ball punya dia. Meskipun perasaan nya sedang berkecamuk karna topik yang mereka bahas adalah ridho. Jangan sampai dia menyukai pria itu.
"Sama Yesaya di kantin, lah bukan nya marahan yak? "Ucap Lhala bingung.
"Udah baikan kali, bagus dong harusnya ga ada diem dieman lagi di antara mereka. Dan juga alvano ga ngusik dia"timpal darma. Karna dia cinta damai . Jadi ga mau deh kalo sampe alvano buat gar gara ke ridho.
"Iya yah seharusnya bagus dong. Tapi kenapa kepala gw rasanya ga Terima aja gitu sama perubahan ridho" Gumam Lhala yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sndri. Lhala berusaha untuk tidak berfikir yang macam macam. Meskipun aneh yah gpp sih dia pendam. Yang penting skrg kan alvano udah ga usik ridho. Dan biar lah ridho hidup dengan tentram. Kasian juga kalo ingat dia di bully.
B
onyok bonyok muka nya serem
"Malam nanti lo ada les? " Tanya darma pada Lhala.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI "DARAH PSICHO"
Misteri / Thrillerlhala seorang gadis berusia 16 tahun. dia tidak suka baca novel. dia di suruh teman nya untuk baca novel buatan teman nya yang sudah viral banyak yang membeli novel tersebut. lalu dia transmigrasi pada saat dia tidak tahu bagaimana jalan cerita nya...
