26

974 41 3
                                        

Beberapa Tahun Kemudian...

Saat ini di rumah Aran ada sahabat dan kerabat keluarga Shani dan Aran tengah berkumpul merayakan Babby Shower untuk anak ketiga mereka.

halaman belakang rumah Aran sudah di sulap menjadi tempat yang indah.

Shani dan Aran sudah berdiri di depan dan siap memulai acara.

Acara di mulai dengan meriah dan seru hingga tiba saatnya Shani dan Aran akan meletuskan balon yang akan memperlihatkan Gender anak ketiga mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Acara di mulai dengan meriah dan seru hingga tiba saatnya Shani dan Aran akan meletuskan balon yang akan memperlihatkan Gender anak ketiga mereka.

semua tamu undangan menanti dengan tegang hingga balon meletus dan memperlihatkan warna Pink yang artinya Gender bayi mereka adalah perempuan.

"yeayy bayi nya cewe guys" Feni sebagai MC berteriak dengan senang karena ia akan mendapatkan keponakan cewe.

Aran memeluk Shani dengan perasaan yang sangat bahagia.

"makasih sayang, akhirnya aku punya anak cewe" ucap Aran dalam pelukan Shani. Shani tersenyum.

semua memberi selamat pada Shani dan Aran.

di tengah kebahagiaan semua orang, tiba tiba suara tangisan menghentikan aktifitas orang orang yang tengah memberi selamat pada Shani.

Aran yang merasa familiar dengan suara tangisan tersebut langsung saja berlari menuju sumber suara di ikuti oleh Sean dan Daniel.

"HUAAA PAPAAA"

"hey hey kenapa ini?" tanya Aran setelah menemui kedua anaknya.

"kenapa zen basah semua kayak gini?" tanya Sean.

"papa.. hiks.. tadi ardo siram abang pake itu" ucap Zen menunjuk air kolam ikan yang berada tak jauh dari mereka.

"ardo ndak cengaja papa, tadi ardo mau pindahin ikan terus ndak sengaja nabrak abang" ucap Ardo.

"ardo bohong om, tuh liat abang al juga di siram air kolam sama ardo. untung aja Cilla sama Acel bisa kabur jadi gak kena siram juga deh" ucap Cilla.

semua melihat pada Al dan benar saja Al sama basah nya seperti Zen.

Aran menepuk jidatnya lelah. tak lama Shani datang dengan wajah bingung melihat putra pertama nya basah kuyup.

"ini kenapa mas? kenapa zen basah begitu" tanya Shani.

"tuh anak kamu iseng banget, zen sama al di siram pake air kolam ikan" ucap Aran. Shani melotot tak percaya.

Shani melotot pada Ardo. sedangkan yang di tatap hanya menyengir.

"astaga ardo.. kenapa sih kamu gak bisa diem banget, bunda stress loh lama lama" ucap Shani.

"eh bunda jangan, nanti kalo bunda stres terus yang jagain adek ardo nanti siapa" ucap Ardo.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 26, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Perjodohan PaksaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang