Assalamu'alaikum guyss..
Annyeong...
Ada yang nungguin gak sih?? wkwk
Sebenernya udah binggung mau lanjutin cerita ini apa gak, tapi kalo gak dilanjutin nanggung banget kan yaa. Jadi yaudah deh cuss kita tulis aja yakan.
Selamat membaca:)
Happy Reading 🐼
.
.
.
.
.
Setelah satu minggu di rumah sakit akhirnya arini diperbolehkan pulang hari ini. Ayolah sebenarnya ia tidak apa-apa tapi karena keluarganya memaksa akhirnya ia mau mau saja dirawat dirumah sakit.
Sesampainya dirumah arini langsung menuju ke kamarnya untuk istirahat kembali sembari menunggu abang dan kedua sepupu tampannya pulang dari sekolah.
"Hahah bosen banget dirumah aja, padahal kan arin tadi mau sekolah" ucapnya dengan sedikit kesal.
Tadinya ia memang ingin langsung masuk sekolah, tapi tentu saja hal itu dilarang oleh keluarganya. Terlebih abang dan kedua sepupunya.
Karena bosan gadis itu akhirnya memilih untuk membaca novel. Setelah mendapatkan novel yang ingin ia baca ia segera menuju ke meja belajarnya.
Namun fokusnya teralihkan dengan sebuah kotak kecil berwarna merah muda diatas meja belajarnya. Seingatnya ia tidak memiliki kotak seperti itu sebelumnya. Lalu itu milik siapa?
Karena penasaran akhirnya gadis itu memilih mengambil dan melihat apa isi dari kotak tersebut. Terlihat cicin perak dengan hiasan berlian kecil di tengahnya. Sederhana tapi sangat indah, dan di bagian dalam cincin tersebut terukir nama Arini.
"MasyaAllah cincinnya cantik banget. Eh kok ada nama arin sih disini? Apa ini emang buat arin ya?" ucapnya binggung.
Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya di grup whatsapp keluarganya. Ia juga sempat memfoto cincin itu agar lebih jelas.
"Assalamu'alaikum semua, ini cincin dari siapa ya? Kok ada nama arin di cincinnya? " Begitulah isi pesan yang ia kirim.
Sudah 5 menit berlalu tapi belum ada balasan dari keluarganya. Akhirnya ia memutuskan untuk menyimpan kembali cincin itu dan akan bertanya saat makan malam nanti.
***
Sedangkan di sekolah semua berjalan normal. Seperti saat ini, empat laki-laki tampan sedang berada di kantin dan menikmati makan siang mereka.
"Arin lagi apa ya bang dirumah? Sepi rasanya gak ada arin" Ucap Davino lesu.
Sedangkan Davian yang melihat kembarannya yang biasanya sangat tidak bisa diam, namun hari ini sangat berbeda dengan Davino yang biasanya.
Ya, memang kehadiran arini sangat berpengaruh, lihatlah penghuni meja yang sangat acuh satu sama lain.
Lain halnya jika ada arini ditengah mereka, pasti suasana akan lebih hidup dibanding sekarang.
Arkan sendiri hanya fokus pada makanannya dan sesekali melihat ke arah handphone untuk melihat jam. Ia sudah tidak sabar ingin pulang dan bertemu sang pujaan hati.
Setelah makanan mereka habis dan bel masuk berbunyi, akhirnya ke empat laki-laki itu memutuskan untuk kembali ke kelasnya masing-masing.
Halo guys, masih ada yang baca cerita ini gak yaa?
Alhamdulillah, terimakasih untuk yang sudah baca dan memberikan vote untuk cerita ini..
Semoga suka❤️
Salam hangat dari Arkan dan Arin🐼
KAMU SEDANG MEMBACA
Couple "A"
Roman pour AdolescentsKedatangan siswa baru di SMA Cakrawala mengubah kehidupan seorang gadis bernama Arini Syifaul Islamia. Gadis manis yang memiliki hobi membaca serta si penyuka apapun yang berbau coklat, mempunyai sifat yang ramah dan perduli terhadap lingkungan seki...
