“Happy Birthday, Lia!”
Yura tiba-tiba memelukku dari belakang ketika aku hendak masuk ke dalam mobil. Seharian ini aku tidak melihatnya sama sekali karena jadwal kelas kami bertabrakan, sehingga aku berencana untuk mengajaknya makan malam setelah ia selesai kelas.
“Thanks.” Aku membalas pelukan Yura. Sunoo yang berdiri tak jauh di belakang Yura menganggukkan kepalanya sambil tersenyum ke arahku. Dia pacar Yura dan mereka sudah bersama selama lima tahun.
“Maaf aku tidak bisa lama-lama karena kelasku sebentar lagi dimulai. Aku hanya ingin memberikan hadiah ulang tahunmu.” Yura mengeluarkan sebuah amplop putih dari dalam tasnya lalu memberikannya padaku.
“Aw…thank you so much. I love you so much.” Aku memeluknya sekali lagi sambil memberinya ciuman di kedua pipinya. Yura sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri dan aku sangat bersyukur bisa mengenalnya.
“Aku berharap kau menyukainya.”
“Tentu saja!” Aku membuka amplop yang Yura berikan. Ia memberiku dua buah voucher spa di Paradise Spa yang bisa kugunakan kapan saja. Aku belum pernah mencobanya dan kudengar tempat itu sangat populer akhir-akhir ini. “Aku tidak sabar ingin segera mencobanya.”
“Enjoy your time, sist!”
“Kau ada waktu nanti malam? Aku berencana untuk mentraktirmu makan malam.”
“Sorry, aku tidak bisa. Aku sudah janji untuk makan malam bersama Sunoo dan keluarganya.” Yura memberiku tatapan penuh penyesalan, namun aku bisa memahami situasinya. Ia tidak mungkin membatalkan janjinya demi diriku.
“Bagaimana kalau sabtu ini?”
“Okay.” Yura langsung menyetujuinya tanpa pikir panjang.
Aku dan Yura berpisah setelah Yura memberiku ucapan selamat ulang tahun sekali lagi. Sunoo juga memberiku ucapan ketika aku mengantar Yura ke tempat dimana Sunoo berdiri menunggunya. Aku tidak bisa mengobrol lagi dengan mereka karena mereka sudah sangat terlambat.
Aku masuk ke dalam mobil, menaruh tasku di kursi samping. Tanganku masih memegang hadiah ulang tahunku dari Yura. Aku berencana untuk menggunakannya hari ini karena aku sudah tidak ada kegiatan lain. Lagipula, hari ini adalah hari ulang tahunku dan aku ingin memanjakan diriku dengan spa.
Akhirnya aku memutuskan untuk mendatangi Paradise Spa. Ketika sampai di sana, aku baru sadar bahwa seharusnya aku melakukan reservasi terlebih dahulu. Tempat itu sangat ramai. Bisa-bisanya aku datang tanpa reservasi. Kemungkinan besar mereka akan menolakku meskipun aku memiliki voucher untuk perawatan termahal mereka.
Karena sudah terlanjur sampai, tidak ada salahnya mencoba masuk terlebih dahulu.
Aku memberanikan diriku masuk ke dalam Paradise Spa. Wangi aromatherapy yang menenangkan langsung menyapa indra penciumanku. Dua perempuan yang berdiri di front desk menyapaku dengan ramah.
“Selamat sore, Nona. Sebelumnya apakah sudah melakukan reservasi?” tanya perempuan dengan tag nama ‘Nara’.
“Belum,” jawabku jujur.
“Mohon maaf kami tidak belum bisa menerima Nona dikarenakan tempat kami sudah full. Kami sarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum datang ke tempat kami,” ujar Nara dengan nada yang sangat sopan.
Aku tidak bisa menyalahkannya karena aku datang ke sini tanpa pikir panjang. Wajar jika mereka menolakku.
“Ah, begitu. Maaf saya datang tanpa pikir panjang tadi karena hari ini adalah hari ulang tahun saya dan saya dapat voucher perawatan spesial di sini dari sahabat saya.” Aku menunjukkan voucher yang kupegang pada dua perempuan di hadapanku.
YOU ARE READING
Sweet Venom
RomanceMature Content "All i need is the taste of yours" Enjoy my story
