"Bang adek ikut sama bang Yoongi."
Vania berucap cepat saat ia selesai makan, dan menatap memohon ke arah Seokjin.
Ia tidak berani menatap Yoongi yang emang menatapnya dengan datar dan dingin itu setelah mendengar ucapannya.
"Udah malem loh dek ga baik, apalagi bang Yoongi pasti ga akan pulang." Jimin menimbrung.
"Gpp bang adek ikut bang Yoongi ya sekalian ada yang mau adek tanyain buat menuhin tugas praktek musik di sekolah." Vania berucap lagi.
"Bisa tanya ke kita loh dek ga ke bang Yoongi aja, bang Namjoon sama bang Hoseok juga jago ko." Ini Taehyung yang bilang.
Vania memang tidak meragukan bakat para kakaknya ini, tapi ia memang ingin ikut Yoongi ada yang ingin ia luruskan dengan Yoongi.
Mengenai tugasnya? Hei Vania berbohong tentang itu, bahkan tugasnya sudah terlaksana dan ia sudah mendapatkan nilai yang memuaskan untuk hasil ujian praktek musiknya.
Yoongi? Dia hanya diam mendengar pembicaraan mereka.
"Adek siap-siap aja sekarang biar bisa ikut sama bang Yoongi." Ucap Namjoon.
Namjoon melihat tatapan memohon Vania yang sangat ingin ikut dengan Yoongi walau sudah di larang ini dan itu oleh yang lainnya.
Vania mengangguk mantap dan segera bersiap buat ikut dengan Yoongi.
"Hyung kenapa di ijinin sih? Ini kan udah malem ga baik buat kesehatan adek." Nah kali ini si bontot pertama mengeluarkan suaranya.
"Iya padahal kita mau ngajak nonton film bareng." Protes Taehyung.
"Sudahlah lain kali juga bisa, biarkan dia ikut dengan Yoongi Hyung. Lagi pula baru kali ini ia kesana." Namjoon berujar lagi.
Para maknae hanya diam saja mendengarnya dan mau tidak mau menerimanya.
Tidak ada lagi obrolan, mereka melanjutkan makan malam mereka yang sempat tertunda.
.
.
Yoongi dan Vania sudah tiba di dalam ruangan studio Yoongi, setelah tadi ia memohon dengan susah payah dan akhirnya mendapat persetujuan untuk ikut dengan Yoongi dan Vania tidak berpikir dua kali saat di suruh bersiap.
Walaupun yang mempunyai studionya tidak bebicara apapun Vania tetap ingin ikut dan selama perjalanan pun ia tidak ada pembicaraan dengan Yoongi hanya suara motor dan mobil orang lain yang menemani perjalanan mereka.
Sekarang setelah sampai di studio pun masih tidak ada perbincangan antara mereka berdua, Yoongi yang berada di kursi kebanggaannya dengan banyak layar komputer di hadapannya dan juga Vania yang duduk di sofa melihat ke arah Yoongi yang sibuk mengotak atik komputernya.
drrtt
drrtt
drrtt
Suara getaran HP Yoongi yang ada di atas meja memecah keheningan di antara mereka.
Yoongi mengangkat panggilan telpon di hpnya itu.
"Udah ketemu?"
"Bagus, kerjamu cepat sekali."
"Kirimkan datanya padaku, uangnya sudah ku kirim padamu."
"Ya terimakasih juga atas kerja kerasmu."
Tut
'Uang untuk apa? Siapa yang abang kirimin uang?'
Panggilan telpon singkat itu di akhiri oleh Yoongi yang tersenyum senang setelah mendengar kabar baik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Abang BTS [Revisi]
FanfictionSeorang anak yang di sembunyiin fakta bahwa para abangnya yaitu idolanya sendiri. Bagaimana rasanya? Sedih? Senang? Ya itulah yang dia rasakan setelah lulus sekolah SMP dan mengetahui para Abangnya adalah idolanya. Cast:-Vania (Kim Ara) -R...
![Abang BTS [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/191163546-64-k786860.jpg)