Cukup lama pasti nunggunya.............
Sorry Readers..
Sruuuuup ahhh.....
"Cih, minum kopi harga seribu aja gaya lo udah kayakpejabat besar," sindir Mario yang melihat cara Fajar menegukkopi segelas kopi seperti tak ada beban hidup."Biarin aja, orang dia menikmati," balas Milka
"Enak yah kalau gratis?" timpal Gevan membuat semuanyatertawa lepas.
"Aku juga mau ikutin cara minum kak Fajar deh"Sruuuuup ahhh.......Melihat Pelangi yang menirukan caranya meminum kopi,senyum cowok itu terbit di garis bibirnya."Mantap kan?" tanya Fajar membuat Pelangi menganggukgembira, walau yang di minum gadis itu adalah teh jahe.
"Snack yang kita beli tadi disimpan dimana?" tanya Mariomenatap Lia."Di tenda lah, "
"Ambil,"
"Ambil sendiri!" sentak Lia enggan untuk bangun.Melihat itu, Gevan dengan sendirinya bangun berjalan kearah tenda diikuti Milka, sedangkan Fajar yang hendak menyusuldi tahan sama Mario.Tanpa sadar seseorang sedang menggeram tak suka,menatap tajam ke arah kepergian Milka dan Gevan. Benar-benar merasa dongkol dengan keadaan sekarang, ia sudah berusahamenahan Pelangi untuk tidak menyuruh Gevan menjemput gadisitu, namun usahanya sia-sia, dan seharusnya ia yang mengambilsnack itu biar bisa bersama dengan Gevan.
Disisi lain kedua pasangan remaja SMA itu malah berdebatpanjang tanpa henti di dekat tenda, berusaha untuk teman-temanlainnya tak mendengarkan perdebatan mereka. Masalah yangseharusnya sudah selesai di ungkit lagi."Lagian lo udah dibilangin, sikap buruk lo gak pernahberubah, mau lo apa sih!""Stop berpikiran buruk bisa gak!," bentak gadis itu menatapkecewa dengan perasaan yang tak bisa dijelaskan."Ya udah, lo juga harusnya stop deketin tu kutu buku"
"Gak bisa!"
"Oh yah?, jadi lo gak bisa?"
"Harusnya lo juga sadar dong kesalahan lo sendiri tu apa,"
Hufffffff... . .
Cowok itu hanya menarik nafasnya dalam mengontrolemosinya saat itu.
"Kita baru selesai ngobrol dengan tenang tadi, lo berulahlagi?" Gevan terlihat mengalah, ia menatap mata gadis itu begitudalam, dan yah hal tak diinginkan terjadi, air mata itu terjatuh,rasa capeknya selama ini rasanya ikut keluar, dengan itu iabahkan tak berpikir harga dirinya jatuh.Tiba-tiba kehangatan itu ada, ketenangan tercipta, kepuasanterbentuk, kedua tangan, kini memeluk dengan tiba-tiba, sebuahpergerakan yang kini mulai tercipta, Milka memeluk dengan erat.Hingga akhirnya pelukan itu dibalas dengan hangat.
Lia?Pipi mungil itu di basahi air matanya begitu saja, ia memilihberbalik dalam diam, ia berjalan dengan tenang. Ternyataperasaan cemburu tidak harus dibalas, perasaan hancur tak perlu untuk terlihat.
"Mungkin, kita tidak akan pernah bersatu dikebetulan manapun."
✧・゚: *✧・゚:*
Ternyata salah, gadis yang sekarang adalah pacarnyamemang keras kepala. Milka membasahi tubuhnya denganmenyiram air laut sudah di bawahnya dalam botol, bukan Milkasaja, Pelangi berlari membawa lebih banyak air dari arah pantaidan berlari mengejar kakaknya yang sedang dikejar Milka.
"Woiii stopp lo berdua, manusia daj__" Byurrrr.....Basah lagi, Pelangi lagi-lagi menyiram air ke tubuh Gevan,"mau mati yah hah?" Gevan berlari mengejar Milka dan Pelangi,Ia akhirnya mendapati Pelangi dan mengunci pergerakan, hinggagadis itu tak ada cela untuk kabur.
"Arrrggghhh lepasin kak"
"Gak ada ampun" Gevan menggelikan tubuh adiknya,
"Aduh aduh kak Milka tolooooong!!!!"Nama yang panggil datangnya sebagai pahlawan, iamengambil begitu banyak pasir dan menyiram ke arah Gevanhingga, tanganya reflek melepas tubuh adiknya. Senyuman ituterukir, tawa mereka bergema di udara, Milka yang sudah ikutbasah pun, tak hentinya membawa Gevan bersatu dengan pasirpantai di tempat itu, akhirnya semua tubuh mereka melekat dibentuk pasir dengan keadaan tubuh yang basah.Perasaan puas tercipta, kebahagiaan tak terlepas saat itu. Kiniterbentuk dengan sempurna di mata Gevan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BATAS
Roman d'amourDILARANG PLAGIAT KUHP Indonesia tentang plagiarisme diatur pada pasal 380 ayat (1) KUHP serta dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Pasal. Hubungan yang tidak pernah baik membuat gadis bernama Milka akhirnya menyerah. Namun siapa...
