Gadis itu meringis menahan sakit di bagian bawah perutnya.
Apalagi kalo bukan siklus menstruasi yang mengganggu?
God, i hate periods. Pikirnya
Ini adalah hari kedua dimana Chelsea harus mengalami siklusnya.
"Cutie are you okay?" Calum yang dari tadi mengamati Chelsea tak tega dengan pacarnya ini.
"I'm fine." Senyumnya.
Hari ini Calum mengajak Chelsea nginep di villa deket pantai miliknya.
Yang pasti bareng sama trio kwek kwek juga.
Calum mengangkat tas berisi baju mereka ke dalam mobil.
"Are you sure?" Tanya Calum sekali lagi.
"Iyaa yaampun, aku gak apa." Chelsea menyembunyikan senyumnya
Asik juga di perhatiin Calum.
Mereka berdua pamit ke kedua orangtua mereka dan segera pergi menjemput trio kwek kwek.
"Et dah Cal, lama bener ish." Grumpy Luke langsung menaruh barangnya di mobil Calum.
"Bersyukur aja sih Luke, mending gua jemput. Untung aja lu semobil ama gua."
Chelsea yang melihat perdebatan diantara mereka langsung turun pindah ke bangku belakang, membiarkan Luke dan Calum duduk di depan.
"Heh, lo jalan duluan deh Cal, gua lupa jalan." Sahut Ashton di mobil sebelah.
Calum langsung tancap gas.
"Astaga, apa kalian tiap kali harus se ribet ini kalo pergi?"
"Biasa lah chels, hehe. Eh gua bawa cemilan banyak loh. Noh ambil di belakang, tas warna merah." Suruh Luke.
"Buset dah, ampe satu tas gitu lu bawa semua?" Tanya Calum.
"Yah abis kalian pada nyuruh gua ama Mike beli cemilan yang banyak. Yaudah gua borong. Itu juga baru satu tas, di mobil Ash malah 2 tas." Jelas Luke.
Chelsea mengambil tas merah itu penasaran, dan pas dibuka.
"Astaga Luke. Ini satu super market lu borong?" Chelsea mengobok isi tas melihat-salah mencari- coklat. Dan ketemu!
"Ada cheetos segambreng, cadbury banyak banget, m&m's, lays buset dah." Chelsea megambil satu cadbury.
"Bagi atu yak cadburynya." Ijin Chelsea ke Luke.
"Gausah ijin kali Chels, abisin aja." Calum tersenyum.
"Haha, kalian kok lucu gitu sih berdua?"
"Iyalah, siapa dulu? Calum gitu."
"Yeh kepedean lu Cal. Chel, ambilin bantal penguin gua dong di belakang."
"Hah? Oiya gua lupa lu cinta mati ama penguin. Bentar." Chelsea memutar badannya dan mengambil penguin Luke.
"Astaga Luke, jangan tidur, ini gua nyopir sendiri gitu?" Oceh Calum.
"Lahilah, cuman pegang penguin dong sih sewot amat." Bales Luke.
Chelsea gak berhenti tertawa dari tadi, melihat kelakuan 2 lelaki di depannya ini yang seperti anak umur 5 tahun.
Chelsea tidur sepanjang perjalanan, saat dia membuka matanya, Chelsea sudah berada di kamar tidur.
"Where the hell-" ia mendengar suara ombak.
Saat Chelsea membuka balkon, the view it's just breath taking.
Pantai adalah -selalu menjadi- tempat favoritenya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Just A Fan - C.H
FanfictionAku bukan siapa siapa, aku cuma fans kamu. Dan pertama kali kita bertemu, itu cuma keberuntungan. Tapi takdir yang ternyata merencanakan semuanya. Aku harus berterima kasih karenanya -Chelsea Mungkin dia cuma gadis biasa yang ngefans sama aku. Tapi...
