Bab 14 - Belajar Mengenalmu..

77.9K 4.2K 26
                                        

" APA?????",

Laras menutup telinganya saat teriakan rahmi menggemparkan ruangannya. siang ini laras sengaja mengundang rahmi makan siang diruangan laras, laras sudah memesankan makan siang dari kafe langganannya. laras tidak sabar untuk bercerita mengenai nasibnya yang berubah 180 derajat dalam kurun waktu 24 jam.

" Kamu akan menikah dengan siapa ras ?", tanya rahmi untuk kedua kalinya. 

" Prayoda ditya hasyim, rahmi sahabatku yang mendadak tuli ", Jelas laras dengan geram. laras sendiri tak menyangkan yoda - calon suaminya - itu adalah pengusaha yang masuk kedalam daftar 10 orang terkaya diindonesia. rahmi masih melongo tak percaya.

" Serius kamu ras ?", tanya rahmi untuk kesekian kali. laras mengangguk  gemas.

" Lagian kamu pernah ketemu dia kok ",

" Aku? dimana?",

" Diapartemen aku, tetanggaku itu lho mi, masa lupa ", Jelas laras mengingatkan rahmi pada sosok pria yang sempat membuat laras salah tingkah saat rahmi meledeknya. rahmi yang seperti mengingat sosok yoda akhirnya tersenyum.

" Jadi beneran kan kalau kamu suka sama dia?", tanya rahmi. laras terdiam sejenak lalu mengangguk santai. rahmi melongo melihat sahabatnya terlihat santai dan berubah jadi riang dalam waktu singkat.

" Beneran?",

" Iya rahmi sayaaaaang", 

" Kapan kalian nikahnya?",

Laras tampak berfikir mencoba mengingat - ingat pembicaraan yang dilakukan keluarganya tanpa mempertanyakan kemauan laras. keluarganya terlalu bersemangat laras akan menikah. 

" Mungkin sebulan lagi ", jawab laras cuek. 

 " Mungkin?", rahmi menatap laras dengan tatapan tak percaya. 

" Iya..bapak dan ibuku yang ngatur, tapi atas persetujuan yoda dan aku juga sih ", Jelas laras. laras sendiri memang belum mengusulkan tanggal, ia tak ingin terburu - buru, masih kaget dan ingin menikmati saat - saat mengenal yoda. tiba - tiba hatinya berbunga - bunga saat memikirkan yoda.

" Eh calon penganten, dilarang bengong!!", Teriak rahmi mengintrupsi pikiran laras yang tengah berkelana. dengan sebel laras mencibir.

" Memang siapa yang bengong rahmi??", 

" Kamu, lagi mikirin yoda? aku masih nggak ngerti deh, kalian kenapa buru - buru gitu sih, apa jangan - jangan kamu udah ngisi ya ras ?", Celetuk rahmi sembarangan, laras melotot tajam.

" Ngisi - ngisi, ngisi apa mi?? isi nasi?? jangan ngaco deh..", sahut laras kesel. rahmi hanya mengeluarkan cengirannya. 

" Yaudah, hubungi aku kalau memang butuh bantuan, aku punya kenalan fotografer yang kece badai buat bantuin kamu untuk foto prawedding nanti ", Ujar rahmi, laras terdiam. Foto prawedding?? apa dia akan melakukannya?? laras masih trauma, pengalamannya saat merencakan pernikahan dengan romi dulu membuat laras takut untuk merencakan pernikahannya kali ini, ia takut kalau hasilnya akan sama.

" Nggak usah, aku sama yoda nggak butuh prawedding, nanti kita langsung buat pascawedding kok", Sahut laras santai. rahmi mencibir dan beranjak bangkit dari kursinya.

" yaudah, aku balik keruanganku ya..kapan - kapan aku mau dong dikenali sama miliunermu itu, ya ya ya ", 

Laras terkekeh, miliuner?? triliuner kaliii yang bener, kekayaan yoda mungkin sulit untuk dihitung lewat program komputer manapun tapi laras yakin hidupnya dijamin damai sejahtera tujuh belas turunan.

" Sip..sip..main aja keapartemen aku, nanti juga ketemu dia, hehehe ",

" Oke siip, bye ras ",

Setelah bercipika - cipiki pada rahmi yang pamit dari ruangannya, laras kembali termenung, apa ia benar akan menikah? dengan yoda? menyatakan cinta saja belum, lalu bagaimana ia harus menjalani hidup dengan orang yang tidak dikenalnya. inilah saat yang tepat, laras akan memanfaatkan waktunya yang sedikit untuk mengenal yoda. merencakan kencan, pergi nonton, jalan - jalan dimal sambil bergandengan tangan, menikmati es krim ditaman dalam rengkuhan yoda. 

The Real Love ( The Wiryawan Series )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang