Laras menyesap kopi terakhirnya malam ini, ia memutuskan untuk melemburkan diri malam ini, sekaligus mulai berfikir mengenai nasib adiknya, bapak pasti masih kekeuh dengan sikapnya yang tak akan merestui sinta kalau laras belum menikah juga. Siang tadi saat menerima telpon dari sinta yang masih sangat terpukul laras makin marah pada bapak, ia sama sekali tak ingin jadi penghalang kebahagiaan adiknya, yang ia inginkan adalah sinta bahagia dan ia pun akan ikut bahagia.
Dan bagaimana mungkin ia menuruti keinginan bapaknya untuk menikah agar adiknya bisa segera menyusul. Ia bahkan tidak memiliki calon, dan konsep pernikahan yang ia inginkan selama ini telah hancur disaat pria bernama Romi Brawijaya Santoso meninggalkannya sesaat sebelum acara pernikahan berlangsung.
“ Lho? Bu laras belum pulang ?”, Tanya odi salah satu staf OB yang biasanya bertugas malam.
“ Belum di, masih banyak kerjaan soalnya, kamu pulang jam berapa?”, Tanya laras saat melihat odi masih membawa peralatan untuk bersih – bersih.
“ Jam sebelas bu, kan saya masuk sore, ibu mau dibuatkan kopi lagi ?”, Laras menggeleng pelan sambil tersenyum tipis.
“ Makasih di, habis ini saya mau pulang “,
“ ooh..begitu, ya sudah saya bersihkan ruangan yang lain dulu ya bu, hati – hati dijalan ya bu “, Ujar odi lalu pamit dengan sopan. Odi memang salah satu staff OB yang terbaik yang pernah laras temui, selain sopan ia sangat rajin, ia bekerja tak pernah mengeluh, dan yang paling penting kopi buatannya sangat enak, itu menurut laras.
Setelah merapikan berkas – berkas dan mejanya, laras bergegas pulang. Setelah mengancam akan keluar dari rumah tadi pagi laras sudah memutuskan akan menetap untuk sementara diapartmen miliknya yang ia miliki hasil kerja kerasnya selama ini. Apartemen itu hanyalah bentuk investasi serta bukti hasil kerjannya. Karena laras tak diizinkan untuk keluar sampai ia menikah. Tapi hari ini bapak sudah membuat laras melanggar aturan keluarga.
Dengan membawa belanjaan yang berisi bahan – bahan makanan yang ia beli diperjalanan laras masuk kedalam gedung apartemen dan menunggu lift sebentar, saat lift terbuka laras segera masuk bersama seorang pria berkaca mata yang sedang membawa tas olahraga. Mereka hanya berdua dan itu membuat laras canggung.
“ Orang baru ya?”. Tanya pria tersebut, laras menoleh dan tersenyum tipis.
“ Iya “,
“ Lantai berapa ?”
Laras tampak memperhatikan pria tersebut sebelum membalas, pria dihadapannya lumayan tinggi dengan kulit sawo matang, wajahnya bisa dibilang tampan dengan brewok yang tumbuh disekitar dagu sampai lehernya. Manis, itulah satu kata yang menggambarkan pria tersebut.
“ Sepuluh “, Jawab laras sambil melirik tombol panel lift dan hanya angka sepuluh yang menyala. Pria itu tertawa kecil, menertawakan kebodohannya yang tidak melihat lebih dulu panel lift tersebut.
“ Jadi..kita tetangga ?”, tanya pria tersebut dengan senyum yang masih menghiasi wajah manisnya. Laras mengangguk pelan.
Saat terdengar dentingan halus pintu lift pun terbuka. Laras lebih dulu keluar lalu disusul pria tersebut. Laras mencari letak apartemennya yang sudah agak lama tak ia kunjungi. Laras tersenyum saat melihat apartemen dengan nomer 1015 dihadapannya.
“ Jadi kita benar – benar tetangga?”, Laras menoleh dan mendapatkan pria tersebut berdiri disamping dan tersenyum padanya. Ia tertawa kecil dan mengangguk saat tahu ternyata pria itu benar - benar tetangganya karena apartemen mereka bersebelahan.
“ Benar – benar tetangga “, Ulang laras dan tawa mereka terdengar.
“ Aku Prayoda “, pria itu memperkenalkan dirinya, tangan kanannya sudah terulur didepan laras. Laras memindahkan kantung belanjanya ketangan sebelah kiri dan meyambut uluran tangan prayoda.
“ Laras “,
****
Bagaimana?? masih seru kah?? maaf ya update'nya dikit...setidaknya bisa sedikit menghilangkan image kalau aku tukang molor update..hehehehe
Semoga suka,,Voment'nya aku tunggu ya...
Love,
bebyZee
KAMU SEDANG MEMBACA
The Real Love ( The Wiryawan Series )
Novela JuvenilDia tak percaya lagi akan pernikahan saat pria yang akan menikahinya membatalkan pernikahannya begitu saja.. Dia tak akan percaya apa itu cinta karena kisah cinta masa lalunya yang memilukan.. Dia wanita tegar namun bisa rapuh disaat yang sama.. Dia...
