20

393 24 0
                                    

Jika ada typo aku minta maaf ya reader

****
Argggg salah gua apaan sih. Pertama gua di tunangin. Ke dua rizky dateng lagi. Sial amat hidup gua.

Aku memukulkan tangan ku ke dinding. Tak ku rasakan sakit sama sekali di tanganku walaupun tangan ku sudah gores semua karna memukul dinding.

Tringg prang prang

Aku memukulkann tanganku ke kaca besar di dindingku.

Merah
Darah
Serpihan kaca

Semua jelas ada di tangan ku.

Sakit
Perih
Nangis

Aku tak perduli lagi. Aku sudah terlanjur. Semua harus di selesaikan. Aku gak mau menunda nunda lagi. Apa yang di mulai sama aku harus di akhiri dengan aku.

Irzyy kamu kenapa ucap mama

irzy jangan buat kakak kawatir dong ucap kak alvin

Zy jangan lakuin hal bodoh ucap rio

Kenapa semua harus begini.

Capek
Lelah
Nyerah

Itu yang ada dalam diriku

Bruk.. brukk

Pintu yang tadinya tertutup rapat sekarang sudah terbuka lebar. Karna di dobrak sama kak al.

"Irzyy ya ampun. Silvia cepat kamu obatin adik kamu" ucap mama

Kak silvia langsung keluar untuk mengambil kotak P3K. Sementara Rio menggendong ku. Dan meletakkan ku ke kasur.

Setelah kak piah mengobati ku. Aku berpindah kamar ke kamar tamu. Karna kamar ku yang sebenarnya penuh dengan pecahan kaca.

Serem?
Banget

***

3 hari setelah kejadian itu. Keadaanku tidak ada kemajuan. Kata dokter aku depresi. Iya aku depresi. Amajing kan.
Dan parahnya lagi semua orang lagi pergi. Kak alvin dan kak silvia ke singapura ketemu dengan ortu nya kak silvia. Kak Alvaro, mama dan papa pergi ke Prancis karna ada urusan kantor.

Dan aku sendiri?
Oh tidak

Papa sama mama meminta kak Rio untuk menjaga ku. Awalnya sih aku nolak. Eh kak rio paksa aku katanya kamu itu lagi sakit nanti kalau ada apa apa gimana.

Vira?
Dia mah Otw pdkt sama bagas
Aku mah apa atuh

***

Lagi lagi rio tidur di kamar aku. Dengan alasan keamanan. Padahal keamanan dirumah aku itu udah Amajing banget.

"Kak rio pergi sana aku mau tidur" ucapku

"Ya udah tidur sana" ucap kak rio

"Ya keluar sana aku gak mau di ganggu" ucapku

"Yang mau ganggu siapa baby" ucap kak rio

"Ya kamu babiii" ucapku

"Kok babi sih aku kan maunya baby" ucapnya

"Kak gua jijik deh sama lo" ucapku

"Jijik jijik yang penting ganteng" ucapnya

"Up to you lah kak" ucapku langsung tidur

"Selamat tidur princess ku" ucapnya

Setelah itu kak rio pergi ke kamarnya. Eh benter deh kok ada perasaan aneh ya. Gua juga seneng pas kak rio bilang princess ku. Ih kok aku jadi gini.

Au ah gelap

***

Ke esokkan paginya. Aku turun dari kamar untuk sarapan. Eh ada kak rio di bawah.

Never EndingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang