14

365 20 1
                                    

Setelah kejadian itu. Mama memintaku untuk tenang dan semua nya akan  kembali seperti dulu.

***

Hari ini aku pergi ke sekolah dengan di antar supir. Sebenarnya papa mau mengantarku. Tapi aku tolak. Kak alvin juga mau mengantarku. Dan aku tolak juga.

Aku menghembuskan nafas panjang. Apa kata teman temanku nanti. Ketika mereka melihat tanganku di perban. Kalau vira ia sudah ada di sekolah.

Akkkkkuuuu ucapku dengan gemetaran dalam hati
Kok gugup sih kamu itu ada lah kesatria irzy jangan pernah takut. Karna semua orang akan mendukungmu. Ucap kata hatiku

"Nona anda sudah sampai di sekolah" ucap pak maman ia supirku

"Iya pak makasih udah nganterin ucap ku

"Non nanti saya akan jemput nona sepulang sekolah" ucap nya

"Makasih pak" ucapku

***

Ketika aku turun dari parkiran aku melihat beberapa fansku datang. Sepertinya mereka tau keadaanku. Sehingga langsung membawaku ke kelas. Tidak bukan membawaku lebih tepatnya mengawalku. Agar orang tidak tau tentang tangan ku.

Setelah sampai di kelas mereka menyuruhku duduk di kursiku.

"Irzy tangan kamu kenapa" ucap adel

"My prince kenapa tangannya" ucap alya

Aku menoleh ke arah vira. Aku berbisik kepada vira

Eh vir jelasih gih ke mereka kalau aku gak sengaja mecahin gelas dan you know lah ucapku

Iya deh apa yang enggak untuk sahabatku ucap vira

Thanks ya ucapku

Back to class

"Jadi gini........" ya vira menceritakan apa yang tadi kusuruh aku gak mau mereka tau yang sebenarnya

"Ooo gitu yaa" ucap semuanya
"Iya" ucapku

"Eh irzy tanganya masih sakit gak" ucap hendra

"Eh gembrot ya masihlah Lu bego ya tangannya aja masih di perban" ucap kiky

"Eh somplak gua nanyain irzy bukan lo gak Lulus sd ya lo" ucap hendra

"Eh gembrot bukan kagak lulus tapi emang gak lulus" ucap kiky

"Yang sabar ya somplak aku aja gak lulus smp bisa masuk sma" ucap hendra

"Kok bisa brot " ucap kiky

"Ya bisa lah pas ujian kan lewat komputer ya gua cheat aja biar bener semua" ucap hendra

"Wah ternyata gak cuma gembrot lu bloon juga ya" ucap kiky

"Ya iyalah gua gitu" ucap hendra

seperti itulah percakapan kmi selama jam kosong hari ini. Semuanya terasa menyenangkan. Kami tertawa bersama aku mengambil buku kosong dalam tasku. Lalu ku menuliskan apa yang sekarang aku rasakan.

Sahabat
Kata yang mudah
Tetapi terlalu susah untuk dicari
Di saat aku menjauh dari semua keramaian
Mereka datang merubah hidupku
Dulu abu abu sekarang pelangi
Hanya itu yang dapat aku ungkapkan untuk mereka
Dulu aku membenci keramaian tapi sejak adanya kamu aku selalu menyukai keramaian

***

Setelah kami mengobrol bersama aku mendapatkan pesan.

Irzy kakak udah ada si sekolah sekarang. Kamu udah pulang kan. Buruan keluar dari sekolah. Kita mau jemput seseorang di bandara

From kak apin sipit

Setelah itu aku langsung pamit pulang ke semua temen temenku.

***

Setelah sampai di parkiran aku mencari mobil kak alpin. Nah ini akhirnya ketemu juga mobilnya.

Dalam mobil.

"Kak ngapain sih ke bandara" ucapku

"Mau jemput saudara kembar kakak. Masa iya kamu lupa kak Al mau pulang hari ini" ucap kak alvin

Oh no kak alvaro mau pulang. Oh iya aku lupa jelasin di awal. Aku punya 2 kakak cowok yang sangat over protektif sama aku. Satu namanya Alvin Revano dan yang satu Alvaro Revano. OMG KURANG MENDERITA APA HIDUP GUA.

***
Eh udah sampai di bandara. Dan......

***bersambung***

Aciaa penasaran

Tunggu kelanjutan ya jangan lupa  vote ya

Eh kalau ada typo maaf yaa

Never EndingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang